<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154</id><updated>2011-07-30T14:40:27.689-07:00</updated><title type='text'>Gadis Bali - gadis baliku cantik dan ayu</title><subtitle type='html'>Bali Cantik - Bali ayu &amp;amp; cantik semua tentang gadis bali yang bijaksana,ramah,sopan,intelex,anggun,ada juga tentang yoga,samadi,kedamaian jiwa dan pikiran,keseimbangan alam semesta, buana agung dan buana alit !</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-6433940572098644813</id><published>2009-07-22T02:13:00.000-07:00</published><updated>2009-07-22T05:20:31.348-07:00</updated><title type='text'>Cinta Harga Diri Harapan Dan Penyesalan</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; WIDTH: 100%; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Seorang pemuda sebentar lagi akan di-wisuda, sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payah-nya selama beberapa tahun di bangku pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcCBSapKhI/AAAAAAAAAMM/s6oaNQA2OnQ/s1600-h/patah+hati.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361256102554577426" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 306px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcCBSapKhI/AAAAAAAAAMM/s6oaNQA2OnQ/s400/patah+hati.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobilsport, Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan ke teman-temannya. Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Buku Ibadah yang bersampulkan kulit asli, di kulit itu terukir indah namanya dengan tinta emas. Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, "Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah, ayah belikan buku ini untukku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcCzZvVPTI/AAAAAAAAAMU/mkFJPfkjX_0/s1600-h/penyesalan.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361256963513859378" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 250px; CURSOR: hand; HEIGHT: 289px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcCzZvVPTI/AAAAAAAAAMU/mkFJPfkjX_0/s400/penyesalan.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lalu dia membanting Buku Ibadah itu dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses, dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelek terhadap ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya, dia menelusuri semua barang dirumah itu. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Buku Ibadah itu, masih terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan airmata berlinang, dia lalu memungut Buku Ibadah itu dan mulai membuka halamannya. Di halaman pertama Buku itu, dia membaca tulisan tangan ayahnya, "Dan kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anakmu, bagaimana Tuhan akan memberikan apa yang kamu minta kepada-nya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Buku itu. Dia memungutnya, ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebuah kunci mobil!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcDPzqxFNI/AAAAAAAAAMc/P2mlRvQoJj8/s1600-h/sesal.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361257451510371538" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 293px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcDPzqxFNI/AAAAAAAAAMc/P2mlRvQoJj8/s400/sesal.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir Buku itu, dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. Dan sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga. Mendadak dia menjadi lemas, lalu terduduk di samping mobil itu, air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati........&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-6433940572098644813?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/6433940572098644813/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/07/cinta-harga-diri-harapan-dan-penyesalan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6433940572098644813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6433940572098644813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/07/cinta-harga-diri-harapan-dan-penyesalan.html' title='Cinta Harga Diri Harapan Dan Penyesalan'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/SmcCBSapKhI/AAAAAAAAAMM/s6oaNQA2OnQ/s72-c/patah+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-2552215608619254346</id><published>2009-05-28T00:39:00.000-07:00</published><updated>2009-05-28T01:05:29.250-07:00</updated><title type='text'>Menata Impian</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; WIDTH: 100%; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Hari pertama kuliah di kampus, profesor memperkenalkan diri dan&lt;br /&gt;menantang kami untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami&lt;br /&gt;kenal. Saya berdiri dan melihat sekeliling ketika sebuah tangan lembut&lt;br /&gt;menyentuh bahu saya.&lt;br /&gt;Saya menengok dan mendapati seorang wanita tua, kecil, dan berkeriput,&lt;br /&gt;memandang dengan wajah yang berseri-seri dengan senyum yang cerah. Ia&lt;br /&gt;menyapa, "Halo anak cakep. Namaku Rose. Aku berusia delapan puluh&lt;br /&gt;tujuh.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/Sh5CJxSTNxI/AAAAAAAAAJA/JN5H7D9fXas/s1600-h/mengejar+mimpi.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340778943724336914" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; HEIGHT: 316px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/Sh5CJxSTNxI/AAAAAAAAAJA/JN5H7D9fXas/s400/mengejar+mimpi.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Maukah kamu memelukku? "Saya tertawa dan dengan antusias menyambutnya,&lt;br /&gt;"Tentu saja boleh!". Dia pun memberi saya pelukan yang sangat erat.&lt;br /&gt;"Mengapa kamu ada di kampus pada usia yang masih begitu muda dan tak&lt;br /&gt;berdosa seperti ini?" tanya saya berolok-olok.&lt;br /&gt;Dengan bercanda dia menjawab, "Saya di sini untuk menemukan suami yang&lt;br /&gt;kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan&lt;br /&gt;bepergian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah yang serius?" pinta saya. Saya sangat ingin tahu apa yang telah&lt;br /&gt;memotivasinya untuk mengambil tantangan ini di usianya.&lt;br /&gt;"Saya selalu bermimpi untuk mendapatkan pendidikan tinggi dan kini&lt;br /&gt;saya sedang mengambilnya! " katanya. Setelah jam kuliah usai, kami&lt;br /&gt;berjalan menuju kantor senat mahasiswa dan berbagi segelas chocolate&lt;br /&gt;milkshake. Kami segera akrab.&lt;br /&gt;Dalam tiga bulan kemudian, setiap hari kami pulang bersama-sama dan&lt;br /&gt;bercakap-cakap tiada henti. Saya selalu terpesona mendengarkannya&lt;br /&gt;berbagi pengalaman dan kebijaksanaannya. Setelah setahun berlalu, Rose&lt;br /&gt;menjadi bintang kampus dan dengan mudah dia berkawan dengan siapapun.&lt;br /&gt;Dia suka berdandan dan segera mendapatkan perhatian dari para&lt;br /&gt;mahasiswa lain. Dia pandai sekali menghidupkannya suasana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk berbicara di acara&lt;br /&gt;makan malam klub sepak bola kami. Saya tidak akan pernah lupa apa yang&lt;br /&gt;diajarkannya pada kami. Dia diperkenalkan dan naik ke podium. Begitu&lt;br /&gt;dia mulai menyampaikan pidato yang telah dipersiapkannya, tiga dari&lt;br /&gt;lima kartu pidatonya terjatuh ke lantai. Dengan gugup dan sedikit malu&lt;br /&gt;dia bercanda pada mikrofon. Dengan ringan berkata, "Maafkan saya&lt;br /&gt;sangat gugup. Saya sudah tidak minum bir. Tetapi wiski ini membunuh&lt;br /&gt;saya. Saya tidak bisa menyusun pidato saya kembali, maka ijinkan saya&lt;br /&gt;menyampaikan apa yang saya tahu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak pernah berhenti bermain karena kita tua.&lt;br /&gt;Kita menjadi tua karena berhenti bermain. Hanya ada rahasia untuk&lt;br /&gt;tetap awet muda, tetap menemukan humor setiap hari.&lt;br /&gt;Kamu harus mempunyai mimpi. Bila kamu kehilangan mimpi-mimpimu, kamu&lt;br /&gt;mati. Ada banyak sekali orang yang berjalan di sekitar kita yang mati&lt;br /&gt;namun mereka tak menyadarinya. "&lt;br /&gt;"Sungguh jauh berbeda antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Bila kamu&lt;br /&gt;berumur sembilan belas tahun dan berbaring di tempat tidur selama satu&lt;br /&gt;tahun penuh, tidak melakukan apa-apa, kamu tetap akan berubah menjadi&lt;br /&gt;dua puluh tahun. Bila saya berusia delapan puluh tujuh tahun dan&lt;br /&gt;tinggal di tempat tidur selama satu tahun, tidak melakukan apapun,&lt;br /&gt;saya tetap akan menjadi delapan puluh delapan. Setiap orang pasti&lt;br /&gt;menjadi tua.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/Sh5Cs6R3iYI/AAAAAAAAAJI/HUTopSC8PtM/s1600-h/impian.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5340779547433863554" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 400px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/Sh5Cs6R3iYI/AAAAAAAAAJI/HUTopSC8PtM/s400/impian.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Itu tidak membutuhkan suatu keahlian atau bakat. Tumbuhlah dewasa&lt;br /&gt;dengan selalu mencari kesempatan dalam perubahan." "Jangan pernah&lt;br /&gt;menyesal.&lt;br /&gt;Orang-orang tua seperti kami biasanya tidak menyesali apa yang telah&lt;br /&gt;diperbuatnya, tetapi lebih menyesali apa yang tidak kami perbuat.&lt;br /&gt;Orang-orang yang takut mati adalah mereka yang hidup dengan penyesalan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rose mengakhiri pidatonya dengan bernyanyi "The Rose". Dia menantang setiap&lt;br /&gt;orang untuk mempelajari liriknya dan menghidupkannya dalam kehidupan&lt;br /&gt;sehari-hari. Akhirnya Rose meraih gelar sarjana yang telah&lt;br /&gt;diupayakannya sejak beberapa tahun lalu. Seminggu setelah wisuda, Rose&lt;br /&gt;meninggal dunia dengan damai. Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri&lt;br /&gt;upacara pemakamannya sebagai penghormatan pada wanita luar biasa yang&lt;br /&gt;mengajari kami dengan memberikan teladan bahwa tidak ada yang&lt;br /&gt;terlambat untuk apapun yang bisa kau lakukan. Ingatlah, menjadi tua&lt;br /&gt;adalah kemestian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-2552215608619254346?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/2552215608619254346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/menata-impian.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/2552215608619254346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/2552215608619254346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/menata-impian.html' title='Menata Impian'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_5EJkyJuwIv8/Sh5CJxSTNxI/AAAAAAAAAJA/JN5H7D9fXas/s72-c/mengejar+mimpi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5552718088488238607</id><published>2009-05-28T00:20:00.001-07:00</published><updated>2009-05-28T00:20:36.390-07:00</updated><title type='text'>Cinta Makin di kejar Makin Menghindar</title><content type='html'>&lt;table style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 3px; color: rgb(0, 0, 0); width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Cinta ibarat KUPU-KUPU&lt;br /&gt;Makin kau kejar, makin ia menghindar&lt;br /&gt;tapi bila kau biarkan ia terbang.&lt;br /&gt;ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SZ5wAP4gNvI/AAAAAAAABO0/pQRnsKm-G9I/s400/lonelylove.jpg" style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 349px;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304800560654857970" border="0" /&gt;Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti.&lt;br /&gt;tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang&lt;br /&gt;layak menerimanya.......&lt;br /&gt;jadi ....tenang tenang saja jangan terburu-buru&lt;br /&gt;hingga kau bisa medapatkan yang terbaik .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Untuk kalian yang ......RAGU - RAGU DENGAN PERNIKAHAN&lt;br /&gt;Cinta bukanlah perkara menjadi "ORANG SEMPURNA"nya seseorang.&lt;br /&gt;justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadi kan&lt;br /&gt;dirimu sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Untuk kalian yang.......TIPE PLAYBOY / PLAYGIRL&lt;br /&gt;Jangan katakan "AKU CINTA PADAMU" bila kau tidakbenar-benar peduli padanya.&lt;br /&gt;Jangan bicarakan soal perasaan -perasaan itu bila tidak&lt;br /&gt;benar - benar adanya.&lt;br /&gt;Jangan kau Sentuh hidup seseorang bila kau berniat&lt;br /&gt;mematahkan hatinya.&lt;br /&gt;  Jangan menatap kedalam matanya bila apa yang kau&lt;br /&gt;katakan cuma DUSTA.&lt;br /&gt;  Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang&lt;br /&gt;jatuh cinta,padahal kau tidak berniat sama sekali untuk menerimannya&lt;br /&gt;saat ia terjatuh......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SZ5x-T78wuI/AAAAAAAABO8/XC-rn6NfZNA/s400/loveSearching.jpg" style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 247px;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304802726406570722" border="0" /&gt;Untuk kalian yang .........SUDAH MENIKAH&lt;br /&gt;  Kalau Cinta jangan katakan "INI SALAHMU !" tapi maafkan aku ya?&lt;br /&gt;  Bukan "KAU DIMANA?! " melainkan "AKU DISINI,KENAPA?"&lt;br /&gt;  Bukan "KOK BISA SIH KAU BEGITU ?" tapi "AKU MENGERTI "&lt;br /&gt;Dan bukan "COBA, SEANDAINYA KAU.... " akan tetapi "TERIMA&lt;br /&gt;KASIH YA, KAMU BEGITU...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Untuk kalian yang......PATAH HATI&lt;br /&gt;  Sakit patah hati bertahan selama kau menginginkannya&lt;br /&gt;dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.&lt;br /&gt;  Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi melainkan&lt;br /&gt;apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan Hikmahnya&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;  Untuk kalian yang.............BELUM PERNAH JATUH CINTA&lt;br /&gt;  Bagaimana kalau jatuh cinta : Mau jatuh,jatuhlah tapi&lt;br /&gt;jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu&lt;br /&gt;"NGOTOT"&lt;br /&gt;&lt;!-- Begin: KlikSaya.com --&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://scr.kliksaya.com/js-ad.php?zid=24935" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- End: KlikSaya.com --&gt;&lt;br /&gt;  Berbagilah dan jangan sekali - kali tidak Fair.&lt;br /&gt;  Berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,&lt;br /&gt;  siap - siaplah untuk terluka dan menderita,tapi jangan kau&lt;br /&gt;simpan semua rasa sakitmu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Untuk kalian yang .........INGIN MENGUASAI&lt;br /&gt;Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan&lt;br /&gt;oranglain, tapi seharusnya akan lebih sakit mengetahui bahwa yang kau&lt;br /&gt;cintai ternyata tidak bahagia bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SZ5yjz_hubI/AAAAAAAABPE/srd5NLoiygQ/s400/searching+for+love.jpg" style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 323px; height: 400px;" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304803370666670514" border="0" /&gt;Untuk kalian yang...........TAKUT MENGAKUI&lt;br /&gt;  Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan dengan&lt;br /&gt;seseorang. malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan&lt;br /&gt;denganmu.&lt;br /&gt;  Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai&lt;br /&gt;sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Untuk kalian yang.......... MASIH BERTAHAN MENCINTAI&lt;br /&gt;SESEORANG YANG SUDAH PERGI&lt;br /&gt;  Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu&lt;br /&gt;seseorang lalu jatuh cinta,hanya kemudian pada akirnya kau menyadari&lt;br /&gt;bahwa dia bukanlah jodohmu.&lt;br /&gt;  Dan kau telah menyia2 kan bertahun-tahun untuk seseorang&lt;br /&gt;yang tidak layak. kalau sekarangpun ia sudah tak layak, 10 tahun dari&lt;br /&gt;sekarangpun ia juga tak akan layak.&lt;br /&gt;  maka biarkan ia pergi dan lupakan......... &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5552718088488238607?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5552718088488238607/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/cinta-makin-di-kejar-makin-menghindar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5552718088488238607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5552718088488238607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/cinta-makin-di-kejar-makin-menghindar.html' title='Cinta Makin di kejar Makin Menghindar'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SZ5wAP4gNvI/AAAAAAAABO0/pQRnsKm-G9I/s72-c/lonelylove.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-4949984466652637143</id><published>2009-05-28T00:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-28T00:20:04.377-07:00</updated><title type='text'>Semangkuk Bakmi Panas</title><content type='html'>&lt;table style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 3px; color: rgb(0, 0, 0); width: 100%;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Pada malam itu, Lulu bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Lulu segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tdk membawa uang.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SSPTIoBhwiI/AAAAAAAABJ0/J-0MzV6kd-E/s1600-h/Bakmi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 473px; height: 584px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SSPTIoBhwiI/AAAAAAAABJ0/J-0MzV6kd-E/s400/Bakmi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270288134089851426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tdk mempunyai uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai melihat Lulu berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata&lt;br /&gt;"Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?" " Ya, tetapi, aku tdk membawa uang" jawab Lulu dengan malu-malu "Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu" jawab si pemilik kedai. "Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Lulu segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.&lt;br /&gt;"Ada apa nona?"&lt;br /&gt;Tanya si pemilik kedai.&lt;br /&gt;"tidak apa-apa" aku hanya terharu jawab Lulu sambil mengeringkan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi !, tetapi,? ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah"&lt;br /&gt;"Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku&lt;br /&gt;dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri" katanya kepada pemilik kedai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Lulu, menarik nafas panjang dan berkata "Nona mengapa kau berpikir seperti itu?&lt;br /&gt;Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulu, terhenyak mendengar hal tsb. "Mengapa aku tdk berpikir ttg hal tsb? Utk semangkuk bakmi dr org yg baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yg memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lulu, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yg hrs diucapkan kpd ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Lulu, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Lulu kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tdk memakannya sekarang". Pada saat itu Lulu tdk dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kpd org lain disekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kpd org yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup Kita.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SSPT0HmqRlI/AAAAAAAABJ8/Wpi9qn3W6YA/s1600-h/Wajah+ibu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 523px; height: 448px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SSPT0HmqRlI/AAAAAAAABJ8/Wpi9qn3W6YA/s400/Wajah+ibu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270288881301472850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thx buat : LULU&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-4949984466652637143?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/4949984466652637143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/semangkuk-bakmi-panas.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/4949984466652637143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/4949984466652637143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/semangkuk-bakmi-panas.html' title='Semangkuk Bakmi Panas'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SSPTIoBhwiI/AAAAAAAABJ0/J-0MzV6kd-E/s72-c/Bakmi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-4143653770545346488</id><published>2009-05-27T07:55:00.001-07:00</published><updated>2009-05-28T00:13:55.364-07:00</updated><title type='text'>Analisis Kimia tentang Wanita</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Analisis Kimia tentang Wanita..&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat Bahan : Berbahaya, Explosif, dan Korosif (terutama terhadap uang)&lt;br /&gt;Nama Unsur : Wanita&lt;br /&gt;Simbol : Wa&lt;br /&gt;Massa Atom : Berkisar 40 kg,biasanya bervariasi antara 40 kg hingga 224 kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk Fisik : &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSRx4HfsGI/AAAAAAAAA7s/EBH40cj8Tmo/s1600-h/wanita.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256986951111651426" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSRx4HfsGI/AAAAAAAAA7s/EBH40cj8Tmo/s400/wanita.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1) Permukaan biasa ditutupi oleh semacam bedak (biasanya untuk mengelabui bentuk fisik aslinya)&lt;br /&gt;2) Mendidih tiba-tiba, membeku tanpa alasan&lt;br /&gt;3) Meleleh apabila diperlakukan dengan benar&lt;br /&gt;4) Pahit bila digunakan dengan salah&lt;br /&gt;5) Ditemukan dalam bentuk bermacam-macam mulai dari permukaan yang sangat halus hingga yang sangat kasar&lt;br /&gt;6) Menimbulkan bahaya ledakan yang sangat luar biasa bila disinggung pada bagian yang benar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk Kimia :&lt;br /&gt;1) Memiliki hubungan yang sangat erat dengan emas, perak, dan batu-batu mulia lainnya&lt;br /&gt;2) Sangat korosif terhadap uang dan barang-barang mahal&lt;br /&gt;3) Dapat meledak secara spontan tanpa tanda tanda terlebih dahulu dan tanpa alasan yang diketahui&lt;br /&gt;4) Mudah terkena rangsangan oleh belaian tangan lelaki, biasanya reaksinya akan sangat luar biasa apabila disertai dengan pujian dan rayuan&lt;br /&gt;5) Pemakan uang paling handal yang pernah dikenal manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegunaan : &lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSR8cQuUfI/AAAAAAAAA70/GQ31DOAptvo/s1600-h/cantik.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256987132612727282" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSR8cQuUfI/AAAAAAAAA70/GQ31DOAptvo/s400/cantik.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1) Mudah digunakan, khususnya bila ada mobil sport dan rumah mewah di hadapannya&lt;br /&gt;2) Dapat mengurangi stress dan menambah rasa relaks yang sangat luar biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metoda Analisis&lt;br /&gt;1) Secara konvensional dapat dianalisis secara rabaan (hanya bagi ahli kimia dengan pengalaman lebih dari sepuluh tahun)&lt;br /&gt;2) Secara instrumental dapat dianalisis dengan alat Fourier Transformed Infra Red (FTIR) Spectrometer yang dilengkapi dengan Microscope tembus pandang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Test :&lt;br /&gt;1) Spesimen murninya berwarna pink jika pada keadaan stabil&lt;br /&gt;2) Spesimen murninya berwarna hijau bila didekatkan pada spesimen lawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifat :&lt;br /&gt;1) Sangat berbahaya kecuali di tangan yang sudah ahli&lt;br /&gt;2) Ilegal untuk dimiliki lebih dari dua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta-fakta lain tentang Unsur Wanita (menurut ahli kimia Pria) :&lt;br /&gt;- Jika kau menciumnya, kau bukan gentleman&lt;br /&gt;- Jika kau tidak menciumnya, kau bukan lelaki&lt;br /&gt;- Jika kau memujinya, ia akan mengira kau ngegombal&lt;br /&gt;- Jika kau tidak memujinya, kau adalah lelaki tak berguna&lt;br /&gt;- Jika kau setuju semua keinginannya, dia akan ngelonjak &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSSI73r7oI/AAAAAAAAA78/XhIe_3Haa-w/s1600-h/anggun.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256987347256077954" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSSI73r7oI/AAAAAAAAA78/XhIe_3Haa-w/s400/anggun.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- Jika kau tidak setuju, kau tidak pengertian&lt;br /&gt;- Jika kau bercinta dengannya, kau dicurigai "sudah ahli"&lt;br /&gt;- Jika kau tidak bercinta dengannya, kau bukan lelaki&lt;br /&gt;- Jika kau kunjungi dia sering-sering, dia pikir kau membosankan&lt;br /&gt;- Jika tidak kau kunjungi sering-sering, dia menuduhmu main sama orang lain&lt;br /&gt;- Jika kau berpakaian rapi, dia bilang kau menarik perhatian wanita lain&lt;br /&gt;- Jika kau tidak berpakaian rapi, dia bilang kau berantakan&lt;br /&gt;- Jika kau cemburu, dia bilang kau jahat&lt;br /&gt;- Jika kau tidak cemburu, dia bilang kau tidak cinta padanya&lt;br /&gt;- Jika kau ingin bercinta, dia kata kau tidak menghormatinya&lt;br /&gt;- Jika kau tidak ingin bercinta, dia pikir kau tidak suka padanya&lt;br /&gt;- Jika kau telat satu menit, dia akan marah-marah&lt;br /&gt;- Jika dia telat satu jam, dia bilang itu memang seharusnya seorang wanita&lt;br /&gt;- Jika kau mengunjungi wanita lain, dia akan menuduh kau punya wanita lain&lt;br /&gt;- Jika dia dikunjungi lelaki lain, "Oh! Sudah biasa, kami wanita!"&lt;br /&gt;- Jika kau menciumnya sebentar, dia tuduh kau orangnya dingin&lt;br /&gt;- Jika kau menciumnya lama, dia teriak bahwa kau kurang ajar&lt;br /&gt;- Jika kau gagal membantu dia menyeberang jalan, kau kurang etika&lt;br /&gt;- Jika kau berhasil membantunya menyeberang jalan, dia anggap itu taktik lelaki&lt;br /&gt;- Jika kau menatap wanita lain, dia tuduh kau buaya&lt;br /&gt;- Jika dia ditatap lelaki lain, dia berkata bahwa mereka mengaguminya&lt;br /&gt;- Jika kau membiayai hidupnya, dia pikir kau meremehkannya&lt;br /&gt;- Jika kau tidak membiayai hidupnya, dia pikir kau pelit&lt;br /&gt;- Jika kau bercinta dengan wanita lain, dia minta putus&lt;br /&gt;- Jika dia bercinta dengan lelaki lain, "Bukan salahku! Dia yang memaksa!"&lt;br /&gt;- Jika kau berhasrat bercinta dengannya, dia anggap hanya itu yang kau inginkan&lt;br /&gt;- Jika kau tidak berhasrat bercinta dengannya, dia anggap kau jual mahal&lt;br /&gt;- Jika kau bicara, dia ingin kau sendiri mendengar yang kau bicarakan&lt;br /&gt;- Jika kau mendengar, dia ingin kau yang bicara&lt;br /&gt;- Jika saat bercinta dia diam saja,dia minta dicumbu&lt;br /&gt;- Jika saat bercinta kau diam saja, dia juga diam saja&lt;br /&gt;- Jika dia menangis, kau salah telah membuatnya menangis&lt;br /&gt;- Jika kau menangis, dia pergi darimu karena kau bukan lelaki sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan!&lt;br /&gt;Kau menciptakan UNSUR bernama "WANITA"&lt;br /&gt;Sangat simple, tapi sangat kompleks&lt;br /&gt;Sangat lemah, tapi sangat kuat pengaruhnya&lt;br /&gt;Sangat membingungkan, tapi sangat indah dipandang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;just for fun..&lt;br /&gt;nothing is serious.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-4143653770545346488?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/4143653770545346488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/analisis-kimia-tentang-wanita.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/4143653770545346488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/4143653770545346488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/analisis-kimia-tentang-wanita.html' title='Analisis Kimia tentang Wanita'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_x00idU5JjEo/SPSRx4HfsGI/AAAAAAAAA7s/EBH40cj8Tmo/s72-c/wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-8283885414514591322</id><published>2009-05-27T07:53:00.002-07:00</published><updated>2009-05-28T00:12:41.480-07:00</updated><title type='text'>Mengapa Kupu-kupu begitu cantik</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid; TEXT-ALIGN: left" cellspacing="0" cellpadding="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Di sebuah kota kecil yang tenang &amp;amp; indah, ada sepasang pria &amp;amp; wanita yang saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja.&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHilb1LvXWI/AAAAAAAAAn0/4bRTKuhQ6EY/s1600-h/troides.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222105665487461730" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHilb1LvXWI/AAAAAAAAAn0/4bRTKuhQ6EY/s400/troides.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Setiap orang yang bertemu dengan mereka tdk bisa tidak akan menghantar dengan pandangan kagum &amp;amp; doa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka saling mengasihi satu sama lain. Namun pd suatu hari, malang sang lelaki mengalami luka berat akibat sebuahkecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam tdk sadarkandiri di rumah sakit. Siang hari sang wanita menjaga di depan ranjang &amp;amp; dgntiada henti memanggil2 kekasih yg tdk sadar sedikitpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya ia ke gereja kecil di kota tsb &amp;amp; tak lupa berdoa kepada Tuhan agarkekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering krn menangissepanjang hari. Seminggu telah berlalu, sang lelaki tetap pingsan tertidur spt dulu, sedangkan si wanita telah berubah menjadi pucat pasi &amp;amp; lesu tdk terkira, namun ia tetap dgn susah payah bertahan &amp;amp; akhirnyapd suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan wanita yg setia &amp;amp; teguh itu,lalu Ia memutuskan memberikan kpd wanita itu sebuah pengecualian kpddirinya. Tuhan bertanya kpdnya "Apakah kamu benar2 bersedia menggunakan nyawamu sendiri utk menukarnya?" . Si wanita tanpa ragu sedikitpun menjawab "Ya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan berkata "Baiklah, Aku bisa segera membuat kekasihmu sembuh kembali,namun kamu hrs berjanji menjelma menjadi kupu2 selama 3 thn. Pertukaran spt ini apakah kamu juga bersedia?". Siwanita terharu setelah mendengarnya &amp;amp;dgn jawaban yg pasti menjawab "saya bersedia!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHinh_X4RoI/AAAAAAAAAoM/sQrlhFhno8o/s1600-h/Sepasang-Sejoli.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHioocM3aiI/AAAAAAAAAoU/GHjJReEa4eM/s1600-h/Sepasang-Sejoli.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222109180654479906" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHioocM3aiI/AAAAAAAAAoU/GHjJReEa4eM/s400/Sepasang-Sejoli.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Hari telah terang. Si wanita telah mjd seekor kupu2 yg indah. Ia mohon diripd Tuhan lalu segera kembali ke rumah sakit. Hasilnya, lelaki itu benar2telah siuman bahkan ia sedang berbicara dgn seorg dokter.Namun sayang, ia tdk dpt mendengarnya sebab ia tak bisa masuk ke ruang itu. Dgn di sekati oleh kaca, ia hanya bisa memandang dr jauh kekasihnya sendiri beberapa hari kemudian, sang lelaki telah sembuh. Namun ia sama sekali tdk bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mencari keberadaan sang wanita pd setiap org yg lewat, namun tdk ada ygtahu sebenarnya sang wanita telah pergi kemana.Sang lelaki sepanjang hari tdk makan &amp;amp; istirahat terus mencari. Ia begitu rindu kpdnya, begitu inginnya bertemu dgn sang kekasih, namun sang wanita yg telah berubah mjd kupu2 bukankah setiap saat selalu berputar di sampingnya ? hanya saja ia tdk bisa berteriak, tdk bisa memeluk. Ia hanya bisa memandangnya secara diam2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim panas telah berakhir, angin musim gugur ygsejuk meniup jatuh daun pepohonan. Kupu2 mau tdk mau hrs meninggalkan tempattsb lalu terakhir kali ia terbang &amp;amp; hinggap di atas bahu sang lelaki. Ia bermaksud menggunakan sayapnya yg kecil halus membelai wajahnya, menggunakan mulutnya yg kecil lembut mencium keningnya. Namun tubuhnya yg kecil &amp;amp; lemah benar2 tdk boleh di ketahui olehnya, sebuah gelombang suara tangisan yg sedih hanya dpt di dengar olehkupu2 itu sendiri &amp;amp; mau tdk mau dgn berat hati ia meninggalkan kekasihnya, terbang ke arah yg jauh dgn membawa harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dlm sekejap telah tiba musim semi yg kedua, sang kupu2 dgn tdk sabarnyasegera terbang kembali mencari kekasihnya yg lama di tinggalkannya. Namun di samping bayangan yg tak asing lagi ternyata telah berdiri seorgwanita cantik. Dlm sekilas itu sang kupu2 nyaris jatuh dr angkasa.Ia benar2 tdk percaya dgn pemandangan di depan matanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHime_3LheI/AAAAAAAAAoE/yzW9sHjtc1Q/s1600-h/kekasih.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222106819405252066" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHime_3LheI/AAAAAAAAAoE/yzW9sHjtc1Q/s400/kekasih.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lebih tdk percaya lagi dgn omongan yg di bicarakan banyak org. Orang2 selalumenceritakan ketika hari natal, betapa parah sakit sang lelaki. Melukiskanbetapa baik dan manisnya dokter wanita itu.Bahkan melukiskan betapa sudah sewajarnya percintaan mereka &amp;amp; tentu sajajuga melukiskan bahwa sang lelaki sudah bahagia spt dulu kala .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang kupu2 sangat sedih. Bbrp hari berikutnya ia seringkali melihatkekasihnya sendiri membawa wanita itu ke gunung memandang matahari terbit, menghantar matahari senja di pesisir pantai.Segala yg pernah di milikinya dahulu dlm sekejap tokoh utamanya telahberganti seorg wanita lain sedangkan ia sendiri selain kadangkala bisahinggap di atas bahunya, namun tdk dpt berbuat apa2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim panas tahun ini sgt panjang, sang kupu2 setiap hari terbang rendahdgn tersiksa &amp;amp; ia sudah tdk memiliki keberanian lagi utk mendekatikekasihnya sendiri. Bisikan suara antara ia dgn wanita itu,ia &amp;amp; suara tawabahagianya sudah cukup membuat hembusan napas dirinya berakhir, karenanya sebelum musim panas berakhir, sang kupu2 telah terbang berlalu. Bunga bersemi &amp;amp; layu. Bunga layu &amp;amp; bersemi lagi. Bagi seekor kupu2 waktu seolah2 hanya menandakan semua ini. Musim panas pd tahun ketiga, sang kupu2 sudah tdk sering lagi pergimengunjungi kekasihnya sendiri. Sang lelaki bekas kekasihnya itu mendekap perlahan bahu si wanita, mencium lembut wajah wanitanya sendiri. Sama sekali tdk punya waktu memperhatikan seekor kupu2 yghancur hatinya apalagi mengingat masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun perjanjian Tuhan dgn sang kupu2 sudah akan segeraberakhir &amp;amp; pd saat hari yg terakhir, kekasih si kupu2melaksanakan pernikahan dgn wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHil5X8n10I/AAAAAAAAAn8/HP8SVfXs38o/s1600-h/butterfly3.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222106173035501378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHil5X8n10I/AAAAAAAAAn8/HP8SVfXs38o/s400/butterfly3.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dlm kapal kecil telah dipenuhi org2. Sang kupu2 secara diam2masuk ke dalam &amp;amp; hinggap perlahan di atas pundak Tuhan.Ia mendengarkan sang kekasih yg berada dibawah berikrar di hadapan Tuhandgn mengatakan "saya bersedia menikah dengannya!".Ia memandangi sang kekasih memakaikan cincin ketangan wanita itu, kemudian memandangi mereka berciuman dgnmesranya lalu mengalirlah air mata sedih sang kupu2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pedih hati Tuhan menarik napas "Apakah kamu menyesal?". Sang kupu2 mengeringkan air matanya "Tidak".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan lalu berkata di sertai seberkas kegembiraan "Besok kamusudah dpt kembali menjadi dirimu sendiri".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang kupu2 menggeleng-gelengkan kepalanya "Biarkanlah aku menjadi kupu2 seumur hidup".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADA BEBERAPA KEHILANGAN MERUPAKAN TAKDIR.ADA BEBERAPA PERTEMUAN ADALAH YANG TIDAK AKAN BERAKHIR SELAMANYA.MENCINTAI SESEORANG TIDAK MESTI HARUS MEMILIKI,NAMUN MEMILIKI SESEORANGMAKA HARUS BAIK-BAIK MENCINTAINYA..&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-8283885414514591322?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/8283885414514591322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mengapa-kupu-kupu-begitu-cantik.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/8283885414514591322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/8283885414514591322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mengapa-kupu-kupu-begitu-cantik.html' title='Mengapa Kupu-kupu begitu cantik'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_x00idU5JjEo/SHilb1LvXWI/AAAAAAAAAn0/4bRTKuhQ6EY/s72-c/troides.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5222172941297103552</id><published>2009-05-27T07:53:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:53:36.403-07:00</updated><title type='text'>Man..., Girls itu susah</title><content type='html'>&lt;table style="border: 1px solid rgb(204, 204, 204); padding: 3px; text-align: left;" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Kalo cowok ganteng berbuat jahat&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: nobody’s perfect&lt;br /&gt;kalo cowok jelek berbuat jahatcewek-cewek bilang: pantes…tampangnya kriminal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEPoT7wRhpI/AAAAAAAAAg0/PNbmaimxPg0/s1600-h/422126988_small.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEQBErwRhvI/AAAAAAAAAhk/8Vv5Efs0oCs/s1600-h/422126988_small.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207288249123440370" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEQBErwRhvI/AAAAAAAAAhk/8Vv5Efs0oCs/s400/422126988_small.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kalo cowok ganteng nolongin cewek yang diganggu preman&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: wuih jantan…kayak di filem-filem&lt;br /&gt;kalo cowok jelek nolongin cewek yang diganggu preman&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti premannya temennya dia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo cowok ganteng pendiam&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: woow, cool banget…&lt;br /&gt;kalo cowok jelek pendiam&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: ih kuper…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng jomblo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti dia perfeksionis&lt;br /&gt;kalo cowok jelek jomblo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: sudah jelas…kagak laku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng dapet cewek cantik&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: klop…serasi banget…&lt;br /&gt;kalo cowok jelek dapet cewek cantik&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti main dukun…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo cowok ganteng diputusin cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: jangan sedih, khan masih ada aku…&lt;br /&gt;kalo cowok jelek diputusin cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang:…(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dariatas ke bawah, liat dulu dong bentuknya)…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng ngaku indo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: emang mirip-mirip bule sih…&lt;br /&gt;kalo cowok jelek ngaku indo&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEPod7wRhqI/AAAAAAAAAg8/BmOaL2hxY9w/s1600-h/Leonardo_DiCaprio.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEQBXrwRhwI/AAAAAAAAAhs/FhzoMS6Z2hk/s1600-h/Leonardo_DiCaprio.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5207288575540954882" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right;" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEQBXrwRhwI/AAAAAAAAAhs/FhzoMS6Z2hk/s400/Leonardo_DiCaprio.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kalo cowok ganteng penyayang binatang&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: perasaannya halus…penuh cinta kasih&lt;br /&gt;kalo cowok jelek penyayang binatang&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng bawa BMW&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: matching…keren luar dalem&lt;br /&gt;kalo cowok jelek bawa BMW&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: mas majikannya mana?…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng males difoto&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: pasti takut fotonya kesebar-sebar&lt;br /&gt;kalo cowok jelek males difoto&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng naek motor gede&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: wah kayak lorenzo lamos …bikin lemas…&lt;br /&gt;kalo cowok jelek naek motor gede&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: awas!! mandragade lewat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: ini baru cowok gentlemen&lt;br /&gt;kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: naluri pembantu, emang gitu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalo cowok ganteng bersedih hati&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: let me be your shoulder to cry on&lt;br /&gt;kalo cowok jelek bersedih hati&lt;br /&gt;cewek-cewek bilang: cengeng amat!!…laki-laki bukan sih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo cowok ganteng baca e-mail inilangsung ngaca sambil senyum-senyum kecil, lalu berkata “life isbeautifull”&lt;br /&gt;kalo cowok jelek baca artikel ini, Frustasi, ngambil tali jemuran, trus triak sekeras-kerasnya“HIDUP INI KEJAAAAMMM….! !!”&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5222172941297103552?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5222172941297103552/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/man-girls-itu-susah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5222172941297103552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5222172941297103552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/man-girls-itu-susah.html' title='Man..., Girls itu susah'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_x00idU5JjEo/SEQBErwRhvI/AAAAAAAAAhk/8Vv5Efs0oCs/s72-c/422126988_small.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-1123189665879561555</id><published>2009-05-27T07:52:00.002-07:00</published><updated>2009-05-27T07:53:01.719-07:00</updated><title type='text'>Persahabatan</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid; TEXT-ALIGN: left" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;code&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;span style="color:lime;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/code&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;pa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;nilai yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgvTR0kfrI/AAAAAAAAAEY/HqL1Mm62jN8/s1600-h/yellowroseji8.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199457778047155890" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgvTR0kfrI/AAAAAAAAAEY/HqL1Mm62jN8/s400/yellowroseji8.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Persahabatan sering meny&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;uguhkan beberapa cobaan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;, tetapi persa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;habatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt; tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;br /&gt;Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgvxx0kfsI/AAAAAAAAAEg/ln6Yk_ugJpA/s1600-h/friendship.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199458302033166018" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 296px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 335px" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgvxx0kfsI/AAAAAAAAAEg/ln6Yk_ugJpA/s400/friendship.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Proses dari teman menjadi sahabat m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;embutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgxVB0kfuI/AAAAAAAAAEw/det3uDeeI0c/s1600-h/friendmonkey6.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199460007135182562" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 320px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 296px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgxVB0kfuI/AAAAAAAAAEw/det3uDeeI0c/s400/friendmonkey6.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt; namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi penghancur persahabatan ini telah berhasil dipatahkan oleh sahabat-sahabat yang teruji kesejatian motivasinnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempuny&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;ai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgwdh0kftI/AAAAAAAAAEo/F0ubdzmr_TI/s1600-h/marimau+dan+monyet.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5199459053652442834" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 353px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 288px" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgwdh0kftI/AAAAAAAAAEo/F0ubdzmr_TI/s400/marimau+dan+monyet.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Dalam masa kejayaan, teman-teman mengenal kita. Dalam kesengsaraan, kita mengenal teman-teman kita. Ingatlah kapan terakhir kali anda berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping anda??. Siapa yang mengasihi anda saat anda merasa tidak dicintai??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;code&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;&lt;span style="font-size:larger;"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;Siapa yang ingin bersama anda pada saat tiada satupun yang dapat anda berikan??. Merekalah sahabat-sahabat anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hargai dan peliharalah selalu persahabatan anda dengan mereka. Karena seorang sahabat bisa lebih dekat dari pada saudara sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/code&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-1123189665879561555?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/1123189665879561555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/persahabatan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/1123189665879561555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/1123189665879561555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/persahabatan.html' title='Persahabatan'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SCgvTR0kfrI/AAAAAAAAAEY/HqL1Mm62jN8/s72-c/yellowroseji8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5825828887530773449</id><published>2009-05-27T07:52:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:52:29.821-07:00</updated><title type='text'>Mampukah Mencintai Tanpa Syarat</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid; TEXT-ALIGN: left" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sebuah perenungan&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAmzWbWv2dI/AAAAAAAAAEA/8G-GEkXLeuc/s1600-h/mawar+merah.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190877243402869202" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAmzWbWv2dI/AAAAAAAAAEA/8G-GEkXLeuc/s400/mawar+merah.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Buat para suami,calon suami baca ya.....&lt;br /&gt;istri &amp;amp; calon istri juga boleh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Based on True Story..&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi,&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;usia yg sudah senja&lt;span style="font-size:0;"&gt; &lt;/span&gt;bahkan sudah mendekati malam,pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa,setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi, dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAmz5LWv2eI/AAAAAAAAAEI/Rv7xQgx63bI/s1600-h/pantailombok.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190877840403323362" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAmz5LWv2eI/AAAAAAAAAEI/Rv7xQgx63bI/s400/pantailombok.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan pak suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak.........bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" .&lt;br /&gt;dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2nya "sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pak suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2 mereka." Anak2ku......... Jikalau perkawinan &amp;amp; hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah......tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian.. sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit." Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu suyatno.. dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAm0HrWv2fI/AAAAAAAAAEQ/2ggshQTYWdA/s1600-h/taispa8.jpeg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5190878089511426546" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAm0HrWv2fI/AAAAAAAAAEQ/2ggshQTYWdA/s400/taispa8.jpeg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah pak Suyatno bercerita. "Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi ( memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian ) adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata, dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama..dan itu merupakan jian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,"&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5825828887530773449?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5825828887530773449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mampukah-mencintai-tanpa-syarat.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5825828887530773449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5825828887530773449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mampukah-mencintai-tanpa-syarat.html' title='Mampukah Mencintai Tanpa Syarat'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/SAmzWbWv2dI/AAAAAAAAAEA/8G-GEkXLeuc/s72-c/mawar+merah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-6289329920685705057</id><published>2009-05-27T07:51:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:51:31.772-07:00</updated><title type='text'>HARTA KARUN DARI AIR TERJUN</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid; TEXT-ALIGN: left" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_ds6r23vzI/AAAAAAAAADg/5Fdk1aHOItk/s1600-h/air+terjun.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185733251401498418" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_ds6r23vzI/AAAAAAAAADg/5Fdk1aHOItk/s400/air+terjun.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ada berbagai macam cara melakukan silaturahmi. Salah satunya melalui SMS. Dan karena keterbatasan waktu dan tenaga, kadang saya mengunjungi sejumlah teman melalui SMS. Pada sebuah kesempatan, salah satu SMS tadi dikirim dengan gambar kupu-kupu diikuti pesan sederhana : "kupu-kupu ini membawa dompet yang isinya tidak pernah habis, yakni persahabatan." Banyak sahabat yang berespon positif dan merasakan diri ini hadir dalam kehidupan mereka sesaat kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit yang mengatakan tersentuh. Akan tetapi, di sebuah kesempatan pernah ada suara Ibu yang marah-marah ke saya akibat pesan SMS di atas. Seperti sedang mewawancarai calon karyawan, ditanyalah saya ke sana dan ke mari. Setelah didengarkan secara sabar, rupanya ia curiga sama suaminya. Dia kira pesan SMS di atas datang dari wanita lain dan nama saya hanya dipinjam sebagai judul tipuan. Dan ditutuplah telepon dengan keras tanpa mengucapkan terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_dtK723v0I/AAAAAAAAADo/T2R3XAwd4rs/s1600-h/air+terjun1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185733530574372674" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_dtK723v0I/AAAAAAAAADo/T2R3XAwd4rs/s400/air+terjun1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Inilah sekelumit kehidupan dalam kekinian. Di mana kecurigaan, kekakuan, ketakutan sudah menjadi beban berat kehidupan yang digendong orang ke mana-mana. Kalau kemudian, perjalanan kehidupan terasa sangat berat, lebih karena manusia sendiri yang rela menggendongnya ke mana-mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya Ibu tadi, sayapun pernah menggendong beban-beban berat yang tidak perlu. Ada beban takut masa depan, ada beban khawatir tentang sekolah putera-puteri, ada rasa khawatir ditinggal orang-orang tercinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, setelah mengunjungi kolam-kolam kejernihan, ada rasa bersalah terhadap masa lalu yang tidak berdosa. Masa lalu yang sebenarnya bersih dan jernih, terpaksa harus kotor karena kesukaan untuk takut, ngotot dan memaksa. Dan ketika lelah, baru mengunjungi kejernihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam salah satu kunjungan saya pada kejernihan, sebuah buku sederhana berjudul Zen Path To Harmony yang berisi kumpulan gambar dan tidak jelas siapa editornya, pernah menghadirkan pesan menyentuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_duY723v1I/AAAAAAAAADw/iHbjy8egml0/s1600-h/waterfll.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185734870604169042" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_duY723v1I/AAAAAAAAADw/iHbjy8egml0/s400/waterfll.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan latar belakang gambar air terjun alami nan indah, buku ini mengutip pendapat Chuang Tzu : Flow with whatever may happen and let your mind be free : Stay centered by accepting whatever you are doing. This is the ultimate. Pertama kali pesan ini terbaca mata, ada keindahan, keteduhan dan ketenteraman yang dibawakan air terjun rupanya. Ketika hidup sudah mengalir dengan apa saja yang mungkin terjadi, kemudian dengan modal tadi manusia belajar "terpusat" dengan menerima proses yang sedang terjadi, tatkala itu juga perjalanan sampai di puncak kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalir itu modal pertama. Terpusat pada proses yang sedang terjadi, itu modal kedua. Serupa dengan aliran air di sungai, kehidupan tidak saja terus berjalan. Tetapi yang lebih inspiratif, kelenturanlah yang membuat air bisa melewati setiap rintangan. Demikian juga dengan kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang peneliti yang pernah meneliti ciri-ciri kejiwaan orang yang pernah terkena serangan jantung. Rupanya, lebih delapan puluh persen dari lima ratus responden menunjukkan tanda-tanda hidup yang ngotot dan kaku. Tidak selamanya sikap ngotot dan kaku itu berwajah buruk tentu saja. Banyak kemajuan justru didorong oleh kengototan untuk mencapai tujuan. Cuman, kengototan di semua tempat dan semua keadaan, sungguh sebuah kegiatan yang mencelakakan. Lebih-lebih kalau kengototan itu ditujukan ke orang yang kita temui di cermin setiap harinya. Tidak hanya sering memproduksi penyakit, melainkan juga wajah kehidupan kita hadir di diri sendiri maupun orang lain dengan penuh kerut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menyebut kehidupan mengalir seperti ini sebagai sikap pasrah yang tidak produktif. Dan tentu saja boleh menyebutnya demikian. Cuman, dalam kedalaman kolam kontemplasi, justru dalam mengalir itu sendirilah terletak banyak misteri kehidupan yang tidak bisa diberikan oleh reputasi, harta dan bahkan tahta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://bp1.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_du9b23v2I/AAAAAAAAAD4/geKUbKdqgRk/s1600-h/air.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5185735497669394274" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://bp1.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_du9b23v2I/AAAAAAAAAD4/geKUbKdqgRk/s400/air.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lebih-lebih kalau keadaan mengalir tadi dilengkapi dengan keterpusatan pada proses yang sedang terjadi ? dan menyongsong hasilnya hanya dengan kendaraan keikhlasan. Sejumlah sahabat jernih menyebutkan, inilah yang kerap disebut dengan pencerahan. Sangat sedikit orang yang pernah sampai di sana. Dan ternyata, harta karun kehidupan terakhir tersembunyi di setiap air terjun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesadaran seperti ini, tentu saja tidak disarankan untuk meninggalkan pekerjaan, keluarga dan bahkan masyarakat untuk pergi ke air terjun. Air terjun simbolik tadi sebenarnya ada di mana-mana, kita bawa ke mana-mana. Suara-suara jernihnya pun berbisik setiap saat. Cuman, melalui kesukaan orang untuk hidup secara ngotot akan hasil, kemudian telinga-telinga kehidupan menjadi tuli akan suara terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa lagi kengototan tadi bertemu dengan pikiran yang tidak pernah terpusat di hari ini. Jadilah ia semacam kombinasi yang berujung pada kehidupan tidak nyata. Jauh dari keseharian, jauh juga dari dari kejernihan. Saya tidak berani menghakimi kehidupan demikian sebagai kehidupan yang keliru. Hanya merasa sayang saja, kalau harta karun yang demikian berharga, yang tersembunyi di air terjun yang kita bawa kemana-mana, kemudian jadi kekayaan yang terbuang percuma. Lebih dari sekadar sayang karena terbuang, keadaan seperti ini juga yang Saya tertawa, ikan mati kehausan di dalam air!"&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-6289329920685705057?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/6289329920685705057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/harta-karun-dari-air-terjun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6289329920685705057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6289329920685705057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/harta-karun-dari-air-terjun.html' title='HARTA KARUN DARI AIR TERJUN'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R_ds6r23vzI/AAAAAAAAADg/5Fdk1aHOItk/s72-c/air+terjun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5139435386057417358</id><published>2009-05-27T07:50:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T07:51:00.265-07:00</updated><title type='text'>Sahabat, Keajaiban &amp; Ibu</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255);font-size:130%;"&gt;Sahabat&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cRkGtddFI/AAAAAAAAACE/oP1UHF5Djbs/s1600-h/sahabat.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163114809777812562" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cRkGtddFI/AAAAAAAAACE/oP1UHF5Djbs/s320/sahabat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Wahai kawan…!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Apa salahnya kita bersahabat?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saling bertukar-tukar tulisan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saling bertukar-tukar surat&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saling bertukar-tukar pendapat...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saling membaca isi luahan hati masing-masing&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Didalam kehidupan yang serba singkat ini…?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku pun tahu yang engkau pun susah…!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan aku disini juga masih susah…!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mengharungi pancaroba kehidupan ini&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Penuh dengan seribu teka-teki…!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wahai teman dan taulan…!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Apa salahnya kita bersahabat?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saling bertukar-tukar pendapat&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sama-sama cuba mencari huraian&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kunci seribu jawapan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dalam satu pengertian&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tentang erti sebuah keluhuran&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Didalam kehidupan…Dan sebuah kedamaian..!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;(.........." sobat "……….)&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;seberat apapun masalahmu&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;sekelam apapun beban hidupmu&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;jangan pernah berlari darinya&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;ataupun bersembunyi&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;agar kau tak akan bertemu dengannya&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;atau agar kau bisa menghindar darinya&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;karena sahabat…..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;seberapa jauhpun kau berlari&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dan sedalam apapun kau bersembunyi&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dia pasti akan menemuimu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dalam sebuah episode kehidupanmu&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163121286588495042" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cXdGtddMI/AAAAAAAAAC8/LaY6mY6AJmA/s320/pink-rose.jpg" border="0" /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;sahabatku……&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;persilahkan ia masuk dalam bersihnya rumah hati&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dan mengkilapnya lantai nuranimu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;ajak ia untuk menikmati hangatnya teh kesabaran&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;ditambah sedikit penganan keteguhan&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;sahabat…….&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dengan begitu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;sepulangnya ia dari rumahmu&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;akan kau dapati&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dirimu menjadi sosok yang tegar&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dalam semua keadaan&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dan kau pun akan mampu dan lebih berani&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;untuk melewati lagi deraan kehidupan&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;dan yakinlah sahabat……..&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;kaupun akan semakin bisa bertahan&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;kala badai cobaan itu menghantam&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255);font-size:130%;"&gt;Keajaiban&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semoga berfaedah.............. Sekelompok pelajar kelas geografi belajar mengenai "Tujuh Keajaiban Dunia". Pada akhir pelajaran, pelajar tersebut di minta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan "Tujuh Keajaiban Dunia" saat ini. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cUfWtddHI/AAAAAAAAACU/DoX4eyhzW_k/s1600-h/grandcanyon-skywalk.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163118026708317298" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cUfWtddHI/AAAAAAAAACU/DoX4eyhzW_k/s320/grandcanyon-skywalk.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Walaupun ada beberapa ketidaksesuaian, sebagian besar daftar berisi : 1. Piramida Besar di Mesir 2. Taj Mahal 3. Grand Canyon 4. Panama Canal 5. Empire State Building 6. St. Peter's Basilica 7. Tembok China. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, seorang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya. Gadis pendiam itu menjawab, "Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya. " Sang guru berkata, "Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya." &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca,"Saya pikir Tujuh Keajaiban Dunia adalah : 1. Bisa bersyukur 2. Bisa merasakan 3. Bisa tertawa 4. Bisa mendengar. Dia ragu..... dan kemudian melanjutkan... 5. Bisa berbagi 6. Bisa mencintai 7. Dan bisa dicintai. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ruang kelas tersebut sunyi seketika .... Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya "keajaiban" sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan lakukan untuk kita, menyebutnya sebagai "biasa". Semoga Anda hari ini diingatkan tentang segala hal yang betul-betul ajaib dalam kehidupan anda. Bersyukurlah untuk apa yg telah anda dapatkan sampai saat ini, .. karna itu sesungguhnya semua merupakan suatu "keajaiban". &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255);font-size:130%;"&gt;Ibu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sewaktu masih kecil, aku sering merasa dijadikan pembantu olehnya. Ia selalu menyuruhku mengerjakan tugas-tugas seperti menyapu lantai dan mengepelnya setiap pagi dan sore. Setiap hari, aku 'dipaksa' membantunya memasak di pagi buta sebelum ayah dan adik-adikku bangun. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cVHGtddII/AAAAAAAAACc/tfILvtpKjx0/s1600-h/ibu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163118709608117378" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cVHGtddII/AAAAAAAAACc/tfILvtpKjx0/s320/ibu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Bahkan sepulang sekolah, ia tak mengizinkanku bermain sebelum semua pekerjaan rumah dibereskan. Sehabis makan, aku pun harus mencucinya sendiri juga piring bekas masak dan makan yang lain. Tidak jarang aku merasa kesal dengan semua beban yang diberikannya hingga setiap kali mengerjakannya aku selalu bersungut-sungut. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kini, setelah dewasa aku mengerti kenapa dulu ia melakukan itu semua. Karena aku juga akan menjadi seorang istri dari suamiku, ibu dari anak-anakku yang tidak akan pernah lepas dari semua pekerjaan masa kecilku dulu. Terima kasih ibu, karena engkau aku menjadi istri yang baik dari suamiku dan ibu yang dibanggakan oleh anak-anakku. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Saat pertama kali aku masuk sekolah di Taman Kanak-Kanak, ia yang mengantarku hingga masuk ke dalam kelas. Dengan sabar pula ia menunggu. Sesekali kulihat dari jendela kelas, ia masih duduk di seberang sana. Aku tak peduli dengan setumpuk pekerjaannya di rumah, dengan rasa kantuk yang menderanya, atau terik, atau hujan. Juga rasa jenuh dan bosannya menunggu. Yang penting aku senang ia menungguiku sampai bel berbunyi. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kini, setelah aku besar, aku malah sering meninggalkannya, bermain bersama teman-teman, bepergian. Tak pernah aku menungguinya ketika ia sakit, ketika ia membutuhkan pertolonganku disaat tubuhnya melemah. Saat aku menjadi orang dewasa, aku meninggalkannya karena tuntutan rumah tangga. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Di usiaku yang menanjak remaja, aku sering merasa malu berjalan bersamanya. Pakaian dan dandanannya yang kuanggap kuno jelas tak serasi dengan penampilanku yang trendi. Bahkan seringkali aku sengaja mendahuluinya berjalan satu-dua meter didepannya agar orang tak menyangka aku sedang bersamanya. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Padahal menurut cerita orang, sejak aku kecil ibu memang tak pernah memikirkan penampilannya, ia tak pernah membeli pakaian&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cVhGtddJI/AAAAAAAAACk/hkMI32TZEfQ/s1600-h/mother.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163119156284716178" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cVhGtddJI/AAAAAAAAACk/hkMI32TZEfQ/s320/mother.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; baru, apalagi perhiasan. Ia sisihkan semua untuk membelikanku pakaian yang bagus-bagus agar aku terlihat cantik, ia pakaikan juga perhiasan di tubuhku dari sisa uang belanja bulanannya. Padahal juga aku tahu, ia yang dengan penuh kesabaran, kelembutan dan kasih sayang mengajariku berjalan. Ia mengangkat tubuhku ketika aku terjatuh, membasuh luka di kaki dan mendekapku erat-erat saat aku menangis. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Selepas SMA, ketika aku mulai memasuki dunia baruku di perguruan tinggi. Aku semakin merasa jauh berbeda dengannya. Aku yang pintar, cerdas dan berwawasan seringkali menganggap ibu sebagai orang bodoh, tak berwawasan hingga tak mengerti apa-apa. Hingga kemudian komunikasi yang berlangsung antara aku dengannya hanya sebatas permintaan uang kuliah dan segala tuntutan keperluan kampus lainnya. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Usai wisuda sarjana, baru aku mengerti, ibu yang kuanggap bodoh, tak berwawasan dan tak mengerti apa-apa itu telah melahirkan anak cerdas yang mampu meraih gelar sarjananya. Meski Ibu bukan orang berpendidikan, tapi do'a di setiap sujudnya, pengorbanan dan cintanya jauh melebihi apa yang sudah kuraih. Tanpamu Ibu, aku tak akan pernah menjadi aku yang sekarang. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cWAWtddKI/AAAAAAAAACs/sDf-d7ybB_c/s1600-h/mother_b.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cWcGtddLI/AAAAAAAAAC0/iz4IRwrtvGA/s1600-h/mother-and-baby.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5163120169896998066" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cWcGtddLI/AAAAAAAAAC0/iz4IRwrtvGA/s320/mother-and-baby.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada hari pernikahanku, ia menggandengku menuju pelaminan. Ia tunjukkan bagaimana meneguhkan hati, memantapkan langkah menuju dunia baru itu. Sesaat kupandang senyumnya begitu menyejukkan, jauh lebih indah dari keindahan senyum suamiku. Usai akad nikah, ia langsung menciumku saat aku bersimpuh di kakinya. Saat itulah aku menyadari, ia juga yang pertama kali memberikan kecupan hangatnya ketika aku terlahir ke dunia ini. Kini setelah aku sibuk dengan urusan rumah tanggaku, aku tak pernah lagi menjenguknya atau menanyai kabarnya. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku sangat ingin menjadi istri yang baik dan taat kepada suamiku hingga tak jarang aku membunuh kerinduanku pada Ibu. Sungguh, kini setelah aku mempunyai anak, aku baru tahu bahwa segala kiriman uangku setiap bulannya tak lebih berarti dibanding kehadiranku untukmu. Aku akan datang dan menciummu Ibu, meski tak sehangat cinta dan kasihmu kepadaku.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5139435386057417358?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5139435386057417358/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/sahabat-keajaiban-ibu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5139435386057417358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5139435386057417358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/sahabat-keajaiban-ibu.html' title='Sahabat, Keajaiban &amp; Ibu'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R6cRkGtddFI/AAAAAAAAACE/oP1UHF5Djbs/s72-c/sahabat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-3237305951248664565</id><published>2009-05-27T07:49:00.002-07:00</published><updated>2009-05-27T07:50:05.617-07:00</updated><title type='text'>Matahari &amp; Penyesalan</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita berkata ingin menjadi Phoenix yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali tanpa&lt;br /&gt;pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria merenung sendiri dan menatap matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga....... ........ Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa pamrih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat wanita jadi bulan, pria tetap menjadi matahari agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat kepada matahari. Matahari rela memberikan cahaya nya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaan nya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut.... ......... .. Ini disebut dengan Pengorbanan, menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat wanita jadi Phoenix yang dapat terbang tinggi jauh ke langit bahkan di atas matahari, pria tetap selalu jadi matahari agar Phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau dan matahari tidak akan mencegahnya. Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix. Matahari selalu ada untuk Phoenix kapan pun ia mau kembali walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain selain Phoenix yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cinta nya......... ...... Ini disebut dengan Kesetiaan, walaupun ditinggal pergi dan dikhianati namun tetap menanti dan mau memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria tidak pernah menyesal menjadi matahari bagi wanita.&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,255)"&gt;Cinta Sejati Tak Akan Pernah Mati........ ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Penyesalan&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255);font-size:130%;"&gt;"Papa baca keras-keras ya pa, supaya jessica dengar"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses, seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang dibawanya pulang kerumah, karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para pemegang saham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang mendekatinya, berdiri&lt;br /&gt;tepat disampingnya, sambil memegang buku cerita baru. Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat menarik perhatian Jessica, "Pa liat"! Jessica berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kacamatanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi "Wah,. buku baru ya Jes?",&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Papa" Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan dari ayahnya. "Bacain Jessi dong Pa" pinta Jessica lembut, "Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh" sanggah Budi dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia segera mengalihkan perhatiannya pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius. Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah. Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu "pa, mama bilang papa mau baca untuk Jessi" Budi mulai agak kesal, "Jes papa sibuk, sekarang Jessi suruh mama baca ya" "Pa, mama cibuk terus, papa liat gambarnya lucu-lucu", "Lain kali Jessica, sana ! papa lagi banyak kerjaan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar kertas tadi, menit demi menit berlalu, Jessica menarik nafas panjang dan tetap disitu, berdiri ditempatnya penuh harap, dan tiba-tiba ia mulai lagi. "Pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka", "Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI!!" kata Budi membentaknya dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini Budi berhasil, semangat Jessica kecil terkulai, hampir menangis, matanya berkaca-kaca dan ia bergeser menjauhi ayahnya "Iya pa,. lain kali ya pa?" Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil menyentuh lembut tangan&lt;br /&gt;ayahnya ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah. &lt;span style="COLOR: rgb(102,102,102)"&gt;"&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,51);font-size:85%;"&gt;Pa kalau papa ada waktu,&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt; papa baca keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari telah berlalu, tanpa terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica kecil tidak pernah terpenuhi, buku cerita Peri Imut, belum pernah dibacakan bagi dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu sore terdengar suara hentakan keras "Buukk!!" beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabuk yang melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi. Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya, selama perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata dengan begitu lirih "Jessi takut Pa, Jessi takut Ma, Jessi sayang papa mama" darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani Budi, Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan. Permintaan sang buah hati yang sangat sederhana,.. pun tidak terpenuhi. Masih segar terbayang dalam ingatan budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk membacakan sebuah cerita, kini sentuhan itu terasa sangat berarti sekali, ",...&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;papa baca keras-keras ya Pa, supaya Jessica bisa denger"&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt; &lt;/span&gt;kata-kata Jessi terngiang-ngiang kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang tersisa hanya keheningan dan kesunyian hati, canda dan riang Jessica kecil tidak akan terdengar lagi, Budi mulai membuka buku cerita peri imut yang diambilnya perlahan dari onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak. Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia membuka halaman pertama dan membacanya dengan suara keras, tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras, Ia terus membacanya dengan keras-keras halaman demi halaman, dengan berlinang air mata. "Jessi dengar papa baca ya" selang beberapa kata,.. hatinya memohon lagi&lt;br /&gt;"Jessi papa mohon ampun nak" "papa sayang Jessi" Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores&lt;br /&gt;lubuk hatinya, tak kuasa menahan itu Budi bersujut dan menangis,.. memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai.&lt;br /&gt;Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan kesenangan dan membagi kesedihan kita, Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita karena ia peduli kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAKAH "PERHATIAN TERBAIK" ITU BEGITU MAHAL BAGI MEREKA ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERILAH "PERHATIAN TERBAIK" WALAUPUN ITU HANYA SEKALI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DO IT NOW&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berilah "PERHATIAN TERBAIK" bagi mereka yang kita cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAKUKAN SEKARANG !! KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thx to Obheq&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="VERTICAL-ALIGN: top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="VERTICAL-ALIGN: top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="VERTICAL-ALIGN: top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-3237305951248664565?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/3237305951248664565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/matahari-penyesalan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/3237305951248664565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/3237305951248664565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/matahari-penyesalan.html' title='Matahari &amp; Penyesalan'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-6736163428452582022</id><published>2009-05-27T07:49:00.001-07:00</published><updated>2009-05-28T01:23:13.441-07:00</updated><title type='text'>Hanya Ibu Yg Terbaik di Dunia Ini</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;"Shi Shang Chi You Mama Hao" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;Hanya Ibu Yg Terbaik di Dunia Ini&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, ada sepasang kekasih yang saling mencintai. Sang pria berasal dari keluarga kaya, Sebut saja namanya Maris dan merupakan orang yang terpandang di kota tersebut. Sedangkan s&lt;a href="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zdd68PMrI/AAAAAAAAABM/CfA4aHSO_qE/s1600-h/ibu-2_thumbnail.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146731980285489842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zdd68PMrI/AAAAAAAAABM/CfA4aHSO_qE/s320/ibu-2_thumbnail.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ang wanita adalah seorang yatim piatu, namanya Mona, hidup serba kekurangan, tetapi cantik, lemah lembut, dan baik hati. Kelebihan inilah yang membuat Maris jatuh hati. Sang wanita Mona hamil di luar nikah. Maris lalu mengajaknya menikah, dengan membawa Mona ke rumahnya. &lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zTUq8PMoI/AAAAAAAAAA0/J6ifrqPCSb8/s1600-h/ibu-2_thumbnail.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Seperti yang sudah mereka duga, orang tua Maris tidak menyukai Mona. Sebagai orang yang terpandang di kota tsb, latar belakang Mona akan merusak reputasi keluarga. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Sebaliknya, mereka bahkan telah mencarikan jodoh yang sepadan untuk anaknya. Maris berusaha menyakinkan orang tuanya, bahwa ia sudah menetapkan keputusannya, apapun resikonya bagi dia.. Mona merasa tak berdaya, tetapi Maris menyakinkan Mona bahwa tidak ada yang bisa memisahkan mereka. Maris terus berargumen dengan orang tuanya, bahkan membantah perkataan orangtuanya, sesuatu yang belum pernah dilakukannya selama hidupnya (di zaman dulu, umumnya seorang anak sangat tunduk pada orang tuanya). Sebulan telah berlalu, Maris gagal untuk membujuk orang tuanya agar menerima calon istrinya. Sang orang tua juga stress karena gagal membujuk anak satu-satunya, agar berpisah dengan Mona, yang menurut mereka akan sangat merugikan masa depannya. Maris akhirnya menetapkan pilihan untuk kawin lari. Ia memutuskan untuk meninggalkan semuanya demi sang kekasih. Waktu keberangkatan pun ditetapkan, tetapi rupanya rencana ini diketahui oleh orang tua Maris. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Maka ketika saatnya tiba, sang ortu mengunci anaknya di dalam kamar dan dijaga ketat oleh para bawahan di rumahnya yang besar. Sebagai gantinya, kedua orang tua datang ke tempat yang telah ditentukan sepasang kekasih tsb untuk melarikan diri. Mona sangat terkejut dengan kedatangan ayah dan ibu Maris. Mereka kemudian memohon pengertian dari Mona, agar meninggalkan anak mereka satu-satunya. Menurut mereka, dengan perbedaan status sosial yang sangat besar, perkawinan mereka hanya akan menjadi gunjingan seluruh penduduk kota, reputasi anaknya akan tercemar, orang2 tidak akan menghormatinya lagi. Akibatnya, bisnis yang akan diwariskan kepada anak mereka akan bangkrut secara perlahan2. Mereka bahkan memberikan uang dalam jumlah banyak, dengan permohonan agar Mona meninggalkan kota ini, tidak bertemu dengan anaknya lagi, dan menggugurkan kandungannya. Uang tsb dapat digunakan untuk membiayai hidupnya di tempat lain. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Mona menangis tersedu-sedu. Dalam hati kecilnya, ia sadar bahwa perbedaan status sosial yang sangat jauh, akan menimbulkan banyak kesulitan bagi kekasihnya. Akhirnya, ia setuju untuk meninggalkan kota ini, tetapi menolak untuk menerima uang tsb. Ia mencintai Maris, bukan uangnya. &lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zTeq8PMpI/AAAAAAAAAA8/ewJ0qj6Iark/s1600-h/ibu.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Walaupun ia sepenuhnya sadar, jalan hidupnya ke depan akan sangat sulit? Ibu Maris kembali memohon kepada Mona untuk meninggalkan sepucuk surat kepada mereka, yang menyatakan bahwa ia memilih berpisah dengan Maris. Ibu Maris kuatir anaknya akan terus mencari kekasihnya, dan tidak mau meneruskan usaha orang tuanya. "Walaupun ia kelak bukan suamimu, bukankah Anda ingin melihatnya sebagai seseorang yang berhasil? Ini adalah untuk kebaikan kalian berdua", kata sang ibu. Dengan berat hati, Mona menulis surat. Ia menjelaskan bahwa ia sudah memutuskan untuk pergi meninggalkan Maris. Ia sadar bahwa keberadaannya hanya akan merugikan Maris. Ia minta maaf karena telah melanggar janji setia mereka berdua, bahwa mereka akan selalu bersama dalam menghadapi penolakan2 akibat perbedaan status sosial mereka. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Ia tidak kuat lagi menahan penderitaan ini, dan memutuskan untuk berpisah. Tetesan air mata Mona tampak membasahi surat tersebut. Mona yang malang tsb tampak tidak punya pilihan lain. Ia terjebak antara moral dan cintanya. Mona segera meninggalkan kota itu, sendirian. Ia menuju sebuah desa yang lebih terpencil. Disana, ia bertekad untuk melahirkan dan membesarkan anaknya. Tiga tahun telah berlalu. Ternyata Mona telah menjadi seorang ibu. Anaknya seorang laki-laki yang di beri nama Madu. Sang ibu bekerja keras siang dan malam, untuk membiayai kehidupan mereka. Di pagi dan siang hari, ia bekerja di sebuah industri rumah tangga, malamnya, ia menyuci pakaian2 tetangga dan menyulam sesuai dengan pesanan pelanggan. Kebanyakan ia melakukan semua pekerjaan ini sambil menggendong anak di punggungnya. Walaupun ia cukup berpendidikan, ia menyadari bahwa pekerjaan lain tidak memungkinkan, karena ia harus berada di sisi anaknya setiap saat. Tetapi sang ibu tidak pernah mengeluh dengan pekerjaannya? Di usia tiga tahun, suatu saat, Madu tiba-tiba sakit keras. Demamnya sangat tinggi. Ia segera dibawa ke rumah sakit setempat. Madu harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari. Biaya pengobatan telah menguras habis seluruh tabungan dari hasil kerja kerasnya selama ini, dan itupun belum cukup. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zd3q8PMsI/AAAAAAAAABU/f-XCnKwHFbo/s1600-h/ibu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146732422667121346" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px" alt="" src="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zd3q8PMsI/AAAAAAAAABU/f-XCnKwHFbo/s320/ibu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mona akhirnya juga meminjam ke sana-sini, kepada siapapun yang bermurah hati untuk memberikan pinjaman. Saat diperbolehkan pulang, sang dokter menyarankan untuk membuat sup ramuan, untuk mempercepat kesembuhan putranya. Ramuan tersebut terdiri dari obat2 herbal dan daging sapi untuk dikukus bersama. Tetapi Mona hanya mampu membeli obat2 herbal tsb, ia tidak punya uang sepeserpun lagi untuk membeli daging. Untuk meminjam lagi, rasanya tak mungkin, karena ia telah berutang kepada semua orang yang ia kenal, dan belum terbayar. Ketika di rumah, Mona menangis. Ia tidak tahu harus berbuat apa, untuk mendapatkan daging. Toko daging di desa tsb telah menolak permintaannya, untuk bayar di akhir bulan saat gajian. Diantara tangisannya, ia tiba2 mendapatkan ide. Ia mencari alkohol yang ada di rumahnya, sebilah pisau dapur, dan sepotong kain. Setelah pisau dapur dibersihkan dengan alkohol, Mona nekad mengambil sekerat daging dari pahanya. Agar tidak membangunkan anaknya yang sedang tidur, ia mengikat mulutnya dengan sepotong kain. Darah berhamburan. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Sang ibu tengah berjuang mengambil dagingnya sendiri, sambil berusaha tidak mengeluarkan suara kesakitan yang teramat sangat?.. Hujan lebatpun turun. Lebatnya hujan menyebabkan rintihan kesakitan Mona tidak terdengar oleh para tetangga, terutama oleh anaknya sendiri. Tampaknya langit juga tersentuh dengan pengorbanan yang sedang dilakukan oleh sang ibu???. Enam tahun telah berlalu, anaknya tumbuh menjadi seorang anak yang tampan, cerdas, dan berbudi pekerti. Ia juga sangat sayang ibunya. Di hari minggu, mereka sering pergi ke taman di desa tersebut, bermain bersama, dan bersama2 menyanyikan lagu "Shi Sang Chi You Mama Hau" (terjemahannya "Di Dunia ini, hanya ibulah yang terbaik"). Madu juga sudah sekolah. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Mona sekarang bekerja sebagai penjaga toko, karena ia sudah bisa meninggalkan anaknya di siang hari.. Hari2 mereka lewatkan dengan kebersamaan, penuh kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Sang anak terkadang memaksa ibunya, agar ia bisa membantu ibunya menyuci di malam hari. Ia tahu ibunya masih menyuci di malam hari, karena perlu tambahan biaya untuk sekolahnya. Ia memang seorang anak yang cerdas. Ia juga tahu, bulan depan adalah hari ulang tahun ibunya. Ia berniat membelikan sebuah jam tangan, yang sangat didambakan ibunya selama ini. Ibunya pernah mencobanya di sebuah toko, tetapi segera menolak setelah pemilik toko menyebutkan harganya. Jam tangan itu sederhana, tidak terlalu mewah, tetapi bagi mereka, itu terlalu mahal. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Masih banyak keperluan lain yang perlu dibiayai. Madu segera pergi ke toko tsb, yang tidak jauh dari rumahnya. Ia meminta kepada kakek pemilik toko agar menyimpan jam tangan tsb, karena ia akan membelinya bulan depan. "Apakah kamu punya uang?" tanya sang pemilik toko. "Tidak sekarang, nanti saya akan punya", kata Madu dengan serius. Ternyata, bulan depan Madu benar2 muncul untuk membeli jam tangan tsb. Sang kakek juga terkejut, kiranya Madu hanya main2. Ketika menyerahkan uangnya, sang kakek bertanya "Dari mana kamu mendapatkan uang itu? Bukan mencuri kan?". "Saya tidak mencuri, kakek. Hari ini adalah hari ulang tahun ibuku. Saya biasanya naik becak pulang pergi ke sekolah. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Selama sebulan ini, saya berjalan kaki saat pulang dari sekolah ke rumah, uang jajan dan uang becaknya saya simpan untuk beli jam ini. Kakiku sakit, tapi ini semua untuk ibuku. O ya, jangan beritahu ibuku tentang hal ini. Ia akan marah" kata Madu. Sang pemilik toko tampak kagum pada Madu. Seperti biasanya, Mona pulang dari kerja di sore hari. Madu segera memberikan ucapan selamat pada ibu, dan menyerahkan jam tangan tsb.. Mona terkejut bercampur haru, ia bangga dengan anaknya. Jam tangan ini memang adalah impiannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;Tetapi sang ibu tiba2 tersadar, dari mana uang untuk membeli jam tsb. Madu tutup mulut, tidak mau menjawab. "Apakah kamu mencuri, Nak?" Sang anak diam seribu bahasa, ia tidak ingin ibu mengetahui bagaimana ia mengumpulkan uang tersebut. Setelah ditanya berkali2 tanpa jawaban, sang ibu menyimpulkan bahwa anaknya telah mencuri. "Walaupun kita miskin, kita tidak boleh mencuri. Bukankah ibu sudah mengajari kamu tentang hal ini?" kata sang ibu. Lalu ibu mengambil rotan dan mulai memukul anaknya. Biarpun ibu sayang pada anaknya, ia harus mendidik anaknya sejak kecil. Madu menangis, sedangkan air mata sang ibu mengalir keluar. Hatinya begitu perih, karena ia sedang memukul belahan hatinya. Tetapi ia harus melakukannya, demi kebaikan anaknya. Suara tangisan Madu terdengar keluar. Para tetangga menuju ke rumah tsb heran, dan kemudian prihatin setelah mengetahui kejadiannya. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;a href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zf6a8PMtI/AAAAAAAAABc/C_nKuSPjnA8/s1600-h/Ibu_Pasar.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5146734668935017170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zf6a8PMtI/AAAAAAAAABc/C_nKuSPjnA8/s320/Ibu_Pasar.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;"Ia sebenarnya anak yang baik", kata salah satu tetangganya. Kebetulan sekali, sang pemilik toko sedang berkunjung ke rumah salah satu tetangganya yang merupakan familinya. Ketika ia keluar melihat ke rumah itu, ia segera mengenal anak itu. Ketika mengetahui persoalannya, ia segera menghampiri ibu itu untuk menjelaskan. &lt;a href="http://bp3.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zTzq8PMqI/AAAAAAAAABE/DPf9j6G1FsI/s1600-h/Ibu_Pasar.jpg"&gt;&lt;/a&gt;Tetapi tiba2 Madu berlari ke arah pemilik toko, memohon agar jangan menceritakan yang sebenarnya pada ibunya. "Nak, ketahuilah, anak yang baik tidak boleh berbohong, dan tidak boleh menyembunyikan sesuatu dari ibunya". Madu mengikuti nasehat kakek itu. Maka kakek itu mulai menceritakan bagaimana sang anak tiba2 muncul di tokonya sebulan yang lalu, memintanya untuk menyimpan jam tangan tsb, dan sebulan kemudian akan membelinya. Madu muncul siang tadi di tokonya, katanya hari ini adalah hari ulang tahun ibunya. Ia juga menceritakan bagaimana Madu berjalan kaki dari sekolahnya pulang ke rumah dan tidak jajan di sekolah selama sebulan ini, untuk mengumpulkan uang membeli jam tangan kesukaan ibunya. Tampak sang kakek meneteskan air mata saat selesai menjelaskan hal tsb, begitu pula dengan tetangganya. Mona segera memeluk anak kesayangannya, keduanya menangis dengan tersedu-sedu?."Maafkan saya, Nak." "Tidak Bu, saya yang bersalah"???.&lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/hanya-ibu-yg-terbaik-di-dunia-ini.html"&gt; Bersambung &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-6736163428452582022?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/6736163428452582022/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/hanya-ibu-yg-terbaik-di-dunia-ini_27.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6736163428452582022'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6736163428452582022'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/hanya-ibu-yg-terbaik-di-dunia-ini_27.html' title='Hanya Ibu Yg Terbaik di Dunia Ini'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R2zdd68PMrI/AAAAAAAAABM/CfA4aHSO_qE/s72-c/ibu-2_thumbnail.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-4371718570750376140</id><published>2009-05-27T07:48:00.001-07:00</published><updated>2009-05-28T01:23:50.030-07:00</updated><title type='text'>Hanya Ibu Yg Terbaik di Dunia Ini</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DNr68PMuI/AAAAAAAAABk/7purhRawW6E/s1600-h/bunda.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147840528524456674" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DNr68PMuI/AAAAAAAAABk/7purhRawW6E/s320/bunda.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sementara itu, ternyata ayah dari sang anak (Maris) sudah menikah, tetapi istrinya mandul. Mereka tidak punya anak. Sang ortu sangat sedih akan hal ini, karena tidak akan ada yang mewarisi usaha mereka kelak. Ketika Mona dan anaknya berjalan2 ke kota, dalam sebuah kesempatan, mereka bertemu dengan Maris dan istrinya. Maris baru menyadari bahwa sebenarnya ia sudah punya anak dari darah dagingnya sendiri. Ia mengajak mereka berkunjung ke rumahnya, bersedia menanggung semua biaya hidup mereka, tetapi Mona menolak, Kami bisa hidup dengan baik tanpa bantuanmu. Berita ini segera diketahui oleh orang tua Maris.Mereka begitu ingin melihat cucunya, tetapi Mona tidak mau mengizinkan.&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Di pertengahan tahun, penyakit Madu kembali kambuh. Dokter mengatakan bahwa penyakit Madu butuh operasi dan perawatan yang konsisten. Kalau kambuh lagi, akan membahayakan jiwanya. Keuangan Mona sudah agak membaik, dibandingkan sebelumnya. Tetapi biaya medis tidaklah murah, ia tidak sanggup membiayainya. Mona kembali berpikir keras. Tetapi ia tidak menemukan solusi yang tepat. Satu2nya jalan keluar adalah menyerahkan anaknya kepada Maris, karena Marislah yang mampu membiayai perawatannya. Maka di hari Minggu ini, Mona kembali mengajak anaknya berkeliling kota, bermain2 di taman kesukaan mereka. Mereka gembira sekali, menyanyikan lagu "Shi Sang Chi You Mama Hau", lagu kesayangan mereka. Untuk sejenak, Mona melupakan semua penderitaannya, ia hanyut dalam kegembiraan bersama anaknya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepulang ke rumah, Mona menjelaskan keadaannya pada Madu. Madu menolak untuk tinggal bersama ayahnya, karena ia hanya ingin dengan ibu. "Tetapi ibu tidak mampu membiayai perawatan kamu, Nak" kata ibu. "Tidak apa2 Bu, saya tidak perlu dirawat. Saya sudah sehat, bila bisa bersama2 dengan ibu. Bila sudah besar nanti, saya akan cari banyak uang untuk biaya perawatan saya dan untuk ibu. Nanti, ibu tidak perlu bekerja lagi, Bu", kata Madu. Tetapi ibu memaksa akan berkunjung ke rumah Maris keesokan harinya. Penyakitnya memang bisa kambuh setiap saat. Disana ia diperkenalkan dengan kakek dan neneknya. Keduanya sangat senang melihat anak imut tersebut. Ketika Mona hendak pulang, Madu meronta2 ingin ikut pulang dengan ibunya. Walaupun diberikan mainan kesukaannya, yang tidak pernah ia peroleh saat bersama ibunya, Madu menolak. "Saya ingin Ibu, saya tidak mau mainan itu", teriak Madu dengan nada yang polos. Dengan hati sedih dan menangis, Mona berkata "Nak, kamu harus dengar nasehat ibu. Tinggallah di sini. Ayah, kakek dan nenek akan bermain bersamamu." "Tidak, aku tidak mau mereka. Saya hanya mau ibu, saya sayang ibu, bukankah ibu juga sayang saya? Ibu sekarang tidak mau saya lagi", Madu mulai menangis. Bujukan demi bujukan ibunya untuk tinggal di rumah besar tsb tidak didengarkan anak kecil tsb. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Madu menangis tersedu2 "Kalau ibu sayang padaku, bawalah saya pergi, Bu". Sampai pada akhirnya, ibunya memaksa dengan mengatakan "Benar, ibu tidak sayang kamu lagi. &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DN168PMvI/AAAAAAAAABs/_CWBGBwNWn8/s1600-h/gruenemetamorphose.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147840700323148530" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; CURSOR: pointer" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DN168PMvI/AAAAAAAAABs/_CWBGBwNWn8/s320/gruenemetamorphose.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tinggallah disini", Mona segera lari keluar meninggalkan rumah tsb. Tampak Madu meronta2 dengan ledakan tangis yang memilukan. Di rumah, Mona kembali meratapi nasibnya. Tangisannya begitu menyayat hati, ia telah berpisah dengan anaknya. Ia tidak diperbolehkan menjenguk anaknya, tetapi mereka berjanji akan merawat anaknya dengan baik. Diantara isak tangisnya, ia tidak menemukan arti hidup ini lagi. Ia telah kehilangan satu2nya alasan untuk hidup, anaknya tercinta. Kemudian ibu yang malang itu mengambil pisau dapur untuk memotong urat nadinya. Tetapi saat akan dilakukan, ia sadar bahwa anaknya mungkin tidak akan diperlakukan dengan baik. Tidak, ia harus hidup untuk mengetahui bahwa anaknya diperlakukan dengan baik. Segera, niat bunuh diri itu dibatalkan, demi anaknya juga??..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun berlalu. Mona telah pindah ke tempat lain, mendapatkan kerja yang lebih baik lagi. Madu telah sehat, walaupun tetap menjalani perawatan medis secara rutin setiap bulan. Seperti biasa, Madu ingat akan hari ulang tahun ibunya. Uang pun dapat ia peroleh dengan mudah, tanpa perlu bersusah payah mengumpulkannya.. Maka, pada hari tsb, sepulang dari sekolah, ia tidak pulang ke rumah, ia segera naik bus menuju ke desa tempat tinggal ibunya, yang memakan waktu beberapa jam. Sang anak telah mempersiapkan setangkai bunga, sepucuk surat yang menyatakan ia setiap hari merindukan ibu, sebuah kartu ucapan selamat ulang tahun, dan nilai ujian yang sangat bagus. Ia akan memberikan semuanya untuk ibu. Madu berlari riang gembira melewati gang-gang kecil menuju rumahnya. Tetapi ketika sampai di rumah, ia mendapati rumah ini telah kosong.. Tetangga mengatakan ibunya telah pindah, dan tidak ada yang tahu kemana ibunya pergi. Madu tidak tahu harus berbuat apa, ia duduk di depan rumah tsb, menangis "Ibu benar2 tidak menginginkan saya lagi." Sementara itu, keluarga Maris begitu cemas, ketika Madu sudah terlambat pulang ke rumah selama lebih dari 3 jam. Guru sekolah mengatakan semuanya sudah pulang. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semua tempat sudah dicari, tetapi tidak ada kabar. Mereka panik. Maris menelpon Mona, yang juga sangat terkejut. Polisi pun dihubungi untuk melaporkan anak hilang. Ketika Mona sedang berpikir keras, tiba2 ia teringat sesuatu. Hari ini adalah hari ulang tahunnya. Ia terlalu sibuk sampai melupakannya. Anaknya mungkin pulang ke rumah. Maka Maris dan Mona segera naik mobil menuju rumah tsb. Sayangnya, mereka hanya menemukan kartu ulang tahun, setangkai bunga, nilai ujian yang bagus, dan sepucuk surat anaknya. Mona tidak mampu menahan tangisannya, saat membaca tulisan2 imut anaknya dalam surat itu. Hari mulai gelap. Mereka sibuk mencari di sekitar desa tsb, tanpa mendapatkan petunjuk apapun. Mona semakin resah. Kemudian Mona membakar dupa, berlutut di hadapan altar Dewi Kuan Im, sambil menangis ia memohon agar bisa menemukan anaknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DOAa8PMwI/AAAAAAAAAB0/-cgjm3c6sWo/s1600-h/ibu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147840880711774978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; CURSOR: pointer" alt="" src="http://bp2.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DOAa8PMwI/AAAAAAAAAB0/-cgjm3c6sWo/s320/ibu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti mendapat petunjuk, Mona tiba2 ingat bahwa ia dan anaknya pernah pergi ke sebuah kuil Kuan Im di desa tsb. Mona pernah berkata kepada Madu, bahwa bila kamu memerlukan pertolongan, mohonlah kepada Dewi Kuan Im yang welas asih. Dewi Kuan Im pasti akan menolongmu, jika niat kamu baik. Mona memprediksikan bahwa anaknya mungkin pergi ke kuil tsb untuk memohon agar bisa bertemu dengan dirinya. Benar saja, ternyata Madu berada di sana. Tetapi ia pingsan, demamnya tinggi sekali. Maris segera menggendong anaknya untuk dilarikan ke rumah sakit. Saat menuruni tangga kuil, Mona terjatuh dari tangga, dan berguling2 jatuh ke bawah????..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepuluh tahun sudah berlalu. Kini Madu sudah memasuki bangku kuliah. Ia sering beradu mulut dengan ayahnya, mengenai persoalan ibunya. Sejak jatuh dari tangga, ibunya tidak pernah ditemukan. Madu telah banyak menghabiskan uang untuk mencari ibunya kemana2, tetapi hasilnya nihil. Siang itu, seperti biasa sehabis kuliah, Madu berjalan bersama dengan teman wanitanya. Mereka tampak serasi. Saat melaju dengan mobil, di persimpangan sebuah jalan, ia melihat seorang wanita tua yang sedang mengemis. Ibu tsb terlihat kumuh, dan tampak memakai tongkat. Ia tidak pernah melihat wanita itu sebelumnya. Wajahnya kumal, dan ia tampak berkomat-kamit. Di dorong rasa ingin tahu, Madu menghentikan mobilnya, dan turun bersama pacar untuk menghampiri pengemis tua itu. Ternyata sang pengemis tua sambil mengacungkan kaleng kosong untuk minta sedekah, ia berucap dengan lemah "Dimanakah anakku? Apakah kalian melihat anakku?" Madu merasa mengenal wanita tua itu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanpa disadari, ia segeramenyanyikan lagu "Shi Sang Ci You Mama Hau" dengan suara perlahan, tak disangka sang pengemis tua ikut menyanyikannya dengan suara lemah. Mereka berdua menyanyi bersama. Ia segera mengenal suara ibunya yang selalu menyanyikan lagu tsb saat ia kecil, Madu segera memeluk pengemis tua itu dan berteriak dengan haru "Ibu? Ini saya ibu". Sang pengemis tua itu terkejut, ia meraba2 muka sang anak, lalu bertanya, "Apakah kamu ??..Maduu...?" "Benar bu, saya adalah Madu.. anak ibu?". Keduanya pun berpelukan dengan erat, air mata keduanya berbaur membasahi bumi???. Karena jatuh dari tangga, Mona yang terbentur kepalanya menjadi hilang ingatan, tetapi ia setiap hari selama sepuluh tahun terus mencari anaknya, tanpa peduli dengan keadaaan dirinya. Sebagian orang menganggapnya sebagai orang gila?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi kritis, Ibu kita akan melakukan apa saja demi kita. Ibu bahkan rela mengorbankan nyawanya?.. Simaklah penggalan doa keputusasaan berikut ini, di saat Ibu masih muda, ataupun disaat Ibu sudah tua :&lt;br /&gt;1. Anakku masih kecil, masa depannya masih panjang. Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.&lt;br /&gt;2. Aku sudah tua, Oh Tuhan, ambillah aku sebagai gantinya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DOR68PMxI/AAAAAAAAAB8/Jpc2W_XvBT8/s1600-h/Ibuku.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5147841181359485714" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 226px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 261px" alt="" src="http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DOR68PMxI/AAAAAAAAAB8/Jpc2W_XvBT8/s320/Ibuku.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Diantara orang2 disekeliling Anda, yang Anda kenal, Saudara/I kandung Anda, diantara lebih dari 6 Milyar manusia, siapakah yang rela mengorbankan nyawanya untuk Anda, kapan pun, dimana pun, dengan cara apapun ? Tidak diragukan lagi "Ibu kita adalah Orang Yang Paling Mulia di dunia ini"&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bila Anda Orang yg masih beruntung (Ibu Anda masih ada di dunia ini), ajaklah ia untuk keluar makan atau jalan-jalan MALAM INI JUGA. Jangan ditunda-tunda. Bila Ibu Anda tinggal di tempat yang terpisah jauh dengan Anda, telponlah dia malam ini juga, just to say "hello". Catatlah hari ulang tahunnya, rayakan, dan bahagiakanlah dia semampu Anda. Hidangkan makanan favoritnya, dst. BIla Ibu anda telah meninggalkan anda, berdoalah detik ini juga, jangan ditunda… spirit-nya akan memasuki jiwa anda dan akan selalu melindungi anda dari kesulitan didunia ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/hanya-ibu-yg-terbaik-di-dunia-ini_27.html"&gt;Kembali&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-4371718570750376140?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/4371718570750376140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/hanya-ibu-yg-terbaik-di-dunia-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/4371718570750376140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/4371718570750376140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/hanya-ibu-yg-terbaik-di-dunia-ini.html' title='Hanya Ibu Yg Terbaik di Dunia Ini'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_5EJkyJuwIv8/R3DNr68PMuI/AAAAAAAAABk/7purhRawW6E/s72-c/bunda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-2497091494215274442</id><published>2009-05-27T07:47:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T07:48:15.951-07:00</updated><title type='text'>GIRLS, PRIA ITU TERNYATA MEMANG SUSAH..</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;Jika kamu memperlakukannya dengan baik,&lt;br /&gt;dia pikir kamu jatuh cinta padanya.&lt;br /&gt;Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berpakaian bagus,&lt;br /&gt;dia pikir kamu sedangmencoba untuk menggodanya.&lt;br /&gt;Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu berdebat dengannya,&lt;br /&gt;dia bilang kamu keras kepala.&lt;br /&gt;Jika kamu tetap diam,&lt;br /&gt;dia bilang kamu nggak punya otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu lebih pintar dari pada dia,&lt;br /&gt;dia akan kehilangan muka.&lt;br /&gt;Jika dia yang lebih pintar,&lt;br /&gt;dia bilang dia paling hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu tidak cinta padanya,&lt;br /&gt;dia akan mencoba mendapatkanmu.&lt;br /&gt;Jika kamu mencintainya,&lt;br /&gt;dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu beritahu dia masalah mu,&lt;br /&gt;dia bilang kamu menyusahkan.&lt;br /&gt;Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu cerewet pada dia,&lt;br /&gt;kamu dibilang seperti seorang pengasuh baginya.&lt;br /&gt;Tapi jika dia yang cerewet ke kamu, itu karena dia&lt;br /&gt;perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu langgar janji kamu,&lt;br /&gt;kamu tidak bisa dipercaya.&lt;br /&gt;Jika dia yang ingkari janjinya,&lt;br /&gt;dia melakukannya karena terpaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar !&lt;br /&gt;Tapi kalo dia yang merokok ,&lt;br /&gt;dia adalah seorang gentleman, wuiihh..!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menyakitinya, kamu dibilang perempuan kejam.&lt;br /&gt;Tapi jika dia yang menyakitimu, itu karena kamu&lt;br /&gt;terlalu sensitif dan terlalu sulit untuk dibuat&lt;br /&gt;bahagia !!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu mengirimkan ini pada cowok-cowok,&lt;br /&gt;mereka pasti bersumpah kalau ini tidak benar.&lt;br /&gt;Tapi jika kamu tidak mengirimkan ini pada mereka,&lt;br /&gt;mereka akan bilang kamu egois.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi..... kirimkan ini pada semua teman lelakimu&lt;br /&gt;diluar sana ....&lt;br /&gt;dan juga pada semua teman cewekmu untuk&lt;br /&gt;berbagi tawa bersama..&lt;/span&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;&lt;span style="FONT-WEIGHT: bold; COLOR: rgb(51,51,255); FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-2497091494215274442?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/2497091494215274442/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/girls-pria-itu-ternyata-memang-susah.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/2497091494215274442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/2497091494215274442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/girls-pria-itu-ternyata-memang-susah.html' title='GIRLS, PRIA ITU TERNYATA MEMANG SUSAH..'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5641192728568347246</id><published>2009-05-27T07:46:00.004-07:00</published><updated>2009-05-27T07:47:22.793-07:00</updated><title type='text'>INDAH NYA "MERENDAH"</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Di satu kesempatan, ada turis asing yang meninggal di Indonesia. Demikian baiknya turis ini ketika masih hidup, sampai-sampai Tuhan memberikan kesempatan untuk memilih : surga atau neraka. Tahu bahwa dirinya meninggal di Indonesia, dan sudah teramat sering ditipu orang, maka iapun meminta untuk melihat dulu baik surga maupun neraka. Ketika memasuki surga, ia bertemu dengan pendeta, kiai dan orang-orang baik lainnya yang semuanya duduk sepi sambil membaca kitab suci. Di neraka lain lagi, ada banyak sekali hiburan di sana. Ada penyanyi cantik dan seksi lagi bernyanyi. Ada lapangan golf yang teramat indah. Singkat cerita, neraka jauh lebih dipenuhi hiburan di bandingkan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakin dengan penglihatan matanya, maka turis tadi memohon ke Tuhan untuk tinggal di neraka saja. Esok harinya, betapa terkejutnya dia ketika sampai di neraka. Ada orang dibakar, digantung, disiksa dan kegiatan-kegiatan mengerikan lainnya. Maka proteslah dia pada petugas neraka yang asli Indonesia ini. Dengan tenang petugas terakhir menjawab : 'kemaren kan hari terakhir pekan kampanye pemilu". Dengan jengkel turis tadi bergumam : 'dasar Indonesia, jangankan pemimpinnya, Tuhannya saja tidak bisa dipercaya!'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda memang tidak dilarang tersenyum asal jangan tersinggung karena ini hanya lelucon. Namun cerita ini menunjukkan, betapa kepercayaan(trust) telah menjadi komoditi yang demikian langka dan mahalnya di negeri tercinta ini. Dan sebagaimana kita tahu bersama, di masyarakat manapun di mana kepercayaan itu mahal dan langka, maka usaha-usaha mencari jalan keluar amat dan teramat sulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan dalam komunitas besar seperti bangsa dan perusahaan dengan ribuan tenaga kerja, dalam komunitas kecil berupa keluarga saja, kalau kepercayaan tidak ada, maka semuanya jadi runyam. Pulang malam sedikit, berujung dengan adu mulut. Berpakaian agak dandy sedikit mengundang cemburu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perusahaan malah lebih parah lagi. Ketidakpercayaan sudah menjadi kanker yang demikian berbahaya. Krisis ekonomi dan konglomerasi bermula dari sini. Buruh yang mogok dan mengambil jarak di mana-mana, juga diawali dari sini. Apa lagi krisis perbankan yang memang secara institusional bertumpu pada satu-satunya modal : trust capital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda rajin membaca berita-berita politik, kita dihadapkan pada siklus ketidakpercayaan yang lebih hebat lagi. Polan tidak percaya pada Bambang. Bambang membenci Ani. Ani kemudian berkelahi dengan Polan. Inilah lingkaran ketidakpercayaan yang sedang memperpanjang dan memperparah krisis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam lingkungan seperti itu, kalau kemudian muncul kasus-kasus perburuhan seperti kasus hotel Shangrila di Jakarta yang tidak berujung pangkal, ini tidaklah diproduksi oleh manajemen dan tenaga kerja Shangrila saja. Kita semua sedang memproduksi diri seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andaikan di suatu pagi Anda bangun di pagi hari, membuka pintu depan rumah, eh ternyata di depan pintu ada sekantong tahi sapi. Lengkap dengan pengirimnya "tetangga depan rumah". Pertanyaan saya sederhana saja : bagaimanakah reaksi Anda ? Saya sudah menanyakan pertanyaan ini ke ribuan orang. Dan jawabannyapun amat beragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas, mereka yang pikirannya negatif, 'seperti sentimen, benci, dan sejenisnya', menempatkan tahi sapi tadi sebagai awal dari permusuhan (bahkan mungkin peperangan) dengan tetangga depan rumah. Sebaliknya, mereka yang melengkapi diri dengan pikiran-pikiran positif 'sabar, tenang dan melihat segala sesuatunya dari segi baiknya' menempatkannya sebagai awal persahabatan dengan tetangga depan rumah. Bedanya amatlah sederhana, yang negatif melihat tahi sapi sebagai kotoran yang menjengkelkan. Pemikir positif meletakkannya sebagai hadiah pupuk untuk tanaman halaman rumah yang memerlukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan serupa dengan tahi sapi. Ia tidak hadir lengkap dengan dimensi positif dan negatifnya. Tapi pikiranlah yang memproduksinya jadi demikian. Penyelesaian persoalan manapun 'termasuk persoalan perburuhan ala Shangrila' bisa cepat bisa lambat. Amat tergantung pada seberapa banyak energi-energi positif hadir dan berkuasa dalam pikiran kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang tahi sapi ini terdengar mudah dan indah, namun perkara menjadi lain, setelah berhadapan dengan kenyataan lapangan yang teramat berbeda. Bahkan pikiran sayapun tidak seratus persen dijamin positif, kekuatan negatif kadang muncul di luar kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengingatkan saya akan pengandaian manusia yang mirip dengan sepeda motor yang stang-nya hanya berbelok ke kiri. Wanita yang terlalu sering disakiti laki-laki, stang-nya hanya akan melihat laki-laki dari perspektif kebencian. Mereka yang lama bekerja di perusahaan yang sering membohongi pekerjanya, selamanya melihat wajah pengusaha sebagai penipu. Ini yang oleh banyak rekan psikolog disebut sebagai pengkondisian yang mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan melawan keterkondisian, mungkin itulah jenis peperangan yang paling menentukan dalam memproduksi masa depan. Entah bagaimana pengalaman Anda, namun pengalaman saya hidup bertahun-tahun di pinggir sungai mengajak saya untuk merenung. Air laut jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan air sungai. Dan satu-satunya sebab yang membuatnya demikian, karena laut berani merendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga kehidupan saya bertutur. Dengan penuh rasa syukur ke Tuhan, saya telah mencapai banyak sekali hal dalam kehidupan. Kalau uang dan jabatan ukurannya, saya memang bukan orang hebat bahkan rendah sekali. Namun, kalau rasa syukur ukurannya, Tuhan tahu dalam klasifikasi manusia mana saya ini hidup. Dan semua ini saya peroleh, lebih banyak karena keberanian untuk merendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menyebut kehidupan demikian seperti kaos kaki yang diinjak-injak orang. Orang yang menyebut demikian hidupnya maju, dan sayapun melaju dengan kehidupan saya. Entah kebetulan entah tidak. Entah paham entah tidak tentang pilosopi hidup saya seperti ini. Seorang pengunjung Blog saya mengutip Rabin Dranath Tagore : 'kita bertemu yang maha tinggi, ketika kita rendah hati'.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5641192728568347246?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5641192728568347246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/indah-nya-merendah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5641192728568347246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5641192728568347246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/indah-nya-merendah.html' title='INDAH NYA &quot;MERENDAH&quot;'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-143486180093351833</id><published>2009-05-27T07:46:00.003-07:00</published><updated>2009-05-27T07:46:56.862-07:00</updated><title type='text'>KENALI DAN BONGKAR RAHASIA PRIA YUK...</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(102,102,204);font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Inilah rahasia terdalam Pria yang DIBOCORKAN oleh Pria, Mudah-mudahan berguna bagi para wanita. Namun harap diingat! Ada beberapa Pria yang tak bisa ditebak isi hatinya dan sulit diungkap rahasianya. Untuk yang tipe ini rasanya dijauhi saja sebelum kamu JATUH CINTA padanya.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria mengirimkan SMS lebih dari sekali setiap hari walau hanya untuk mengucapkan met Lunch tandanya Dia ada perhatian. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Pria jarang melakukan hal itu hanya karena iseng atau gak ada kerjaan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria meneleponmu tanpa sebab dan hanya bilang:"Cuma pengen denger suara kamu aja..."',tandanya dia suka tapi malu-malu untuk memulai. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Pria sadar bahwa dia lah yang harus membuat First Moved tapi takut keliatan banget kalo NAKSIR HABIS.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria diam setelah pertengakaran, tandanya dia lelah dan ingin pertengkaran ini berahir. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Pada prinsipnya, Pria tidak suka berlama-lama bertengkar mulut, kecuali dia Banci, cukup 3 kalimat awal pertengkaran kalian, dia sudah mengerti sebab kemarahan Kamu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria memegang tanganmu atau membelai rambutmu setelah pertengkaran, tandanya dia merasa bersalah telah membuatmu marah. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Pria yang benar-benar sayang sama kamu, gak akan tega liat kamu nangis, apalagi gara-gara dia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria bersandar dibahumu dan minta dibelai rambutnya, tandanya kamu adalah satu-satunya wanita yang Dia cinta sebesar Dia cintanya kepada Ibunya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Pria pantang terlihat lemah/manja apalagi dihadapan wanita.Kalau dia sampai melakukan itu padamu, tandanya dia merasa nyaman dan yakin "Pride"nya gak akan berkurang jika melakukan itu pada dirimu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria mengatakan apa sih yang nggak untuk kamu?" ada dua kemungkinan, dia benar-benar sama kamu atau dia PLAYBOY sejati.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena Pria ingin sang wanita pujaan tahu, kalau Dia siap memberikan waktu hanya untuknya. Kalau tipe Playboy, biasanya dibelakang kata-kata itu dibarengi pujian gak jelas maksudnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria menangis di hadapanmu, tandanya dia benar-benar sayang sama Kamu. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Kodrat Pria adalah pantang untuk menangis. Jika Ia menangis, hanya ada satu kata:"Dia cinta Kamu".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria sering melanggar aturan yang kamu buat,tandanya Dia gak nyaman dikendalikan sama kamu.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena:pria tahu yang benar dan salah. Mereka hanya butuh diarahkan, bukan dilarang. Semakin dilarang semakin dilanggarnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="COLOR: rgb(102,102,204)"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau Pria membisu, tandanya Dia benar-benar Marah &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karena: Pria selama masih "Ngoceh" tandanya masih "1/2 marah". Tapi kalau sudah diam, siap-siap aja akan kemungkinan terburuk.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-143486180093351833?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/143486180093351833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/kenali-dan-bongkar-rahasia-pria-yuk.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/143486180093351833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/143486180093351833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/kenali-dan-bongkar-rahasia-pria-yuk.html' title='KENALI DAN BONGKAR RAHASIA PRIA YUK...'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-6490950345272938215</id><published>2009-05-27T07:46:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:46:28.067-07:00</updated><title type='text'>MUTIARA KATAKU</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;Do all the goods you can, All the best you can, In all times you can, In all places you can, For all the creatures you can.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika satu pintu tertutup, pintu lain terbuka; namun terkadang kita melihat dan menyesali pintu tertutup tersebut terlalu lama hingga kita tidak melihat pintu lain yang telah terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenius adalah 1 % inspirasi dan 99 % keringat. Tidak ada yang dapat menggantikan kerja keras. Keberuntungan adalah sesuatu yang terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang merupakan hamba yang sangat baik, tetapi tuan yang sangat buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menghadapi kesulitan, beberapa orang tumbuh sayap, sedang yang lain mencari tongkat penyangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sungguh-sungguh menginginkan cinta, maka cintalah pada akhirnya yang justru menunggu kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikanlah bahwa kepala Anda tidak lebih tinggi dari topi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat untuk berbahagia itu di sini. Waktu untuk berbahagia itu kini. Cara untuk berbahagia ialah dengan membuat orang lain berbahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya, karena semua orang perlu di maafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal yang harus Anda lupakan: Kebaikan yang Anda lakukan kepada orang lain dan kesalahan orang lain kepada Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kehidupan yang penuh kesalahan tak hanya lebih berharga namun juga lebih berguna dibandingkan hidup tanpa melakukan apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda harus ungkapkan perasaan hati Anda. Agar orang lain dapat mengetahui bahwa ia telah melukai hati Anda. Kemudian segera menyelesaikannya. Jangan menyimpannya. Berapa lamakah Anda dapat menyimpannya? Hawa kemarahan yang tertimbun dalam hati Anda dapat terbawa dari satu kelahiran ke kelahiran berikutnya. Hingga suatu saat, jika hawa itu sangat besar, Anda bisa terlahir menjadi binatang. Jenis binatang yang sangat buas. Itu hanya disebabkan sentimen marah Anda tidak segera dihapuskan. Maka janganlah meremehkan hal ini. Itu adalah konsep pikiran yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangatlah penting untuk bertobat dan bersahaja, tetapi adalah lebih penting untuk mengasihi dirimu sendiri. Jika Anda tidak dapat mengasihi dirimu sendiri, siapakah yang dapat Anda kasihi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersahajalah! Hidup akan lebih mudah buat Anda, dan Anda menghemat seluruh energi Anda untuk naik (ke atas) daripada memboroskannya pada bidang intelektual yang berpencaran di sini dan di sana, dan melekatkan diri Anda di sana. Anda cantik, sungguh cantik. Bebaskan diri Anda. Anda terlalu membebani diri; itu tidak perlu. Jadilah dirimu sendiri. Bebaskanlah.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-6490950345272938215?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/6490950345272938215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mutiara-kataku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6490950345272938215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6490950345272938215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mutiara-kataku.html' title='MUTIARA KATAKU'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5084643046762356229</id><published>2009-05-27T07:45:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:45:49.600-07:00</updated><title type='text'>PENDERITAAN, KEMATIAN, DAN PEMBEBASAN</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;ADA seorang sahabat yang menjadi pengamat kelahiran yang cermat. Setelah pergi ke banyak negara, menyaksikan demikian banyak kelahiran manusia ternyata ada yang sama di antara semua kelahiran: bayinya menangis, dan tangisannya hampir sama. Entah itu di Eropa, Amerika, Australia sampai dengan Asia semuanya bermuara pada hal serupa ini. Sehingga menimbulkan pertanyaan, "Apa tanda-tanda kehidupan yang bersembunyi di balik semua ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu sangat terbuka peluang untuk lahirnya berbagai penafsiran dari sini. Dan seorang sahabat ada berbisik, "Kalau bayi lahir menangis adalah tanda-tanda awal dari penderitaan. Mau lahir di keluarga kaya raya, berlimpah cinta sampai dengan yang disebut sempurna, tetap saja manusia tidak bebas dari penderitaan." Paling tidak pasti kena sakit, umur tua dan ditakut-takuti kematian. Dan tangisan yang serupa menunjukkan bahwa ia terjadi di semua tempat dan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih-lebih di zaman ini. Sejumlah hal menyentuh hati terjadi tidak henti-hentinya: bunuh diri, gantung diri, perang, petaka alam dan masih bisa ditambah dengan yang lain. Sehingga mudah sekali membukakan pintu keingintahuan, "Kalau memang isi hidup ini adalah penderitaan, apakah kematian adalah jalan pembebasan?" Kalau kematian adalah jalan pembebasan, bukankah bunuh diri sekaligus gantung diri adalah langkah-langkah pembebasan? Sungguh tidak mudah menjawab pertanyaan-pertanyaan berat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah guru pernah bertutur serius, bahwa penderitaan manusia berakar pada identifikasi berlebihan pada badan dan pikiran. Badan dengan lobang-lobangnya di satu sisi memang menjadi sarana bertumbuh (mulut untuk makan, hidung untuk bernapas, dst), namun di lain sisi ia adalah pembuka jalan bagi penderitaan. Mulut yang nafsunya berlebihan adalah awal berbagai penyakit. Lobang seks di bawah kalau diikuti, semuanya bisa hancur dalam semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran juga serupa, ia pembantu yang baik, namun penguasa yang amat berbahaya. Sebagai pembantu, pikiran membantu berhitung, mengenali hitam-putih, baik-buruk dst. Namun sebagai penguasa yang sifatnya dualistik (kiri-kanan, sukses-gagal), pikiran juga yang membuat manusia senantiasa berguncang. Tidak puas dengan titik kehidupan, kemudian melompat ke titik ekstrem lain yang bernama kematian. Tidak puas dengan keramaian, melompat ke titik ekstrem lain yang bernama sunyi-sepi. Ada satu hal yang tersisa dari sini: kehidupan yang berguncang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga bisa dimaklumi, kalau ada seorang guru yang mengandaikan kehidupan manusia dengan a circle without center. Sebuah lingkaran berputar tanpa titik pusat. Di luar titik pusat, tidak ada hal lain terkecuali guncangan. Habis di atas, di bawah. Habis di kiri, di kanan. Habis kaya, miskin. Setelah bahagia, menderita. Setelah senang, sedih. Guncangan, guncangan dan hanya guncangan. Tentu tidak terlalu mengejutkan menyaksikan kemudian, kalau di negara kaya seperti AS kemudian konsumsi pil tidur tergolong yang paling tinggi. Di keluarga kaya mudah sekali dipicu untuk tergelincir ke dalam pertengkaran dan perceraian. Semakin jauh kaki melangkah dari titik pusat (sebutlah amat kaya), semakin mungkin ia tergelincir ke titik ekstrem lain yang sama jauhnya dari titik pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini, ada yang bertanya, "Apa dan di mana titik pusat kehidupan?" Sebuah keinginan intelektual sederhana, namun memerlukan sejumlah langkah berat untuk merealisasikannya. Sederhana, karena bisa dijelaskan dengan bahasa sederhana. Berat karena hanya latihan yang tekun yang bisa menghantar manusia ke sana. Ada banyak penjelasan tentang titik tengah. Sekumpulan orang timur (seperti Buddha, Confucius sampai Lao Tze) menyebut titik pusat ada&lt;br /&gt;di jalan tengah (the middle way). Seperti menyetel senar gitar, terlalu kencang putus, terlalu kendor tidak berbunyi. Pengagum cinta, menyebutkan kalau titik tengah ada dalam cinta. Do everything lovingly, demikian saran sederhana namun mendasar. Sebab, apa saja yang dilakukan penuh cinta (dari menyapu, mengepel, menjadi ibu rumah tangga, sampai dengan bekerja) akan otomatis menggiring manusia ke titik pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi yang datang dengan penjelasan yang agak rumit. Titik pusat tidak di kepala, tidak juga di hati. Ia ada di pusar. Kepala hanya sumber guncangan. Hati hanya jembatan menuju pusar. Makanya, manusia-manusia yang hidup dengan hati lebih mudah hidup tenang seimbang, karena sedang melalui jembatan menuju pusar. Dan pusar ini juga yang menjadi titik paling menentukan ketika manusia berada dalam kandungan Ibu. Dengan damai, tenang sekaligus seimbang setiap bayi berada di kandungan Ibu. Dan kedamaian terakhir, dibimbing melalui titik pusat yang bernama pusar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga penjelasan yang lebih rumit lagi, titik pusat ada di atas dualitas baik-buruk, benar-salah, sukses-gagal, hidup-mati, dst. Seorang guru pernah berbisik: "When you are not concerned with neither life nor death, then you are centered." Tatkala manusia tidak lagi ditarik terlalu kuat baik oleh kehidupan maupun kematian, ia mulai terpusat. Dan Anda pun dipersilakan menambahkan pendekatan lain, atau memilih salah satu pendekatan yang ditawarkan di atas. Yang jelas kata-kata dan logika saja tidak banyak membantu. Hanya ketekunan berlatih dalam keseharian yang banyak membantu. Dan seorang sahabat yang latihannya mengagumkan, serta telah hidup bertahun-tahun di titik pusat pernah menulis buku berjudul No Fear No Death. Bahkan kematian pun berhenti menakut-nakuti ketika manusia terbebas di titik pusat.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5084643046762356229?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5084643046762356229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/penderitaan-kematian-dan-pembebasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5084643046762356229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5084643046762356229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/penderitaan-kematian-dan-pembebasan.html' title='PENDERITAAN, KEMATIAN, DAN PEMBEBASAN'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5867922317018400198</id><published>2009-05-27T07:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T07:45:07.833-07:00</updated><title type='text'>JATUH CINTA SEBAGAI KEJADIAN SPIRITUAL</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;Setiap orang pernah jatuh cinta. Umumnya, jatuh cinta itu terjadi pada orang dengan lawan jenis. Tidak ada satupun kata-kata yang bisa mewakili perasaan jatuh cinta. Sebutlah kata senang, gembira, bahagia, bergetar, berdebar, takut kehilangan, cemburu, ingin selalu bersama, semua terlihat bersinar dan menyenangkan, tetap saja tidak bisa mewakili seluruh nuansa jatuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya yang lama diingat orang melalui kejadian-kejadian jatuh cinta adalah perasaan-perasaan yang ada di dalam. Memegang tangan pasangan saja membuat jantung berdebar. Melihat matanya yang dibalut senyum bisa membuat terkenang-kenang selamanya. Kata-kata pertama yang menunjukkan lawan jenis kita tertarik dan jatuh cinta pada kita, bisa menjadi satu rangkaian kalimat yang terdengar di telinga setiap hari. Memperhatikan rambut, tata krama, cara berpakaian, cara bicara lawan jenis kita, semuanya tampak pas dan sempurna. Dan pada akhirnya membuat kita seperti memiliki dunia ini seorang diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rangkaian hal yang membuat cinta diidentikkan dengan perasaan (feeling). Banyak sudah lagu, film, sinetron, novel, syair, puisi yang lahir dari sumber cinta sebagai perasaan. Kalau kemudian banyak yang memberikan kesan cinta itu cengeng, lemah, tangisan dan sejenisnya, itu hanyalah sepenggal pemahaman tentang cinta sebagai perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;Ada dimensi kedua dari cinta yang layak dicermati setelah cinta sebagai perasaan, yakni cinta sebagai sebuah kekuatan (power). Coba perhatikan pengalaman jatuh cinta kita masing-masing. Ada kekuatan maha dahsyat yang ada di dalam diri, yang membuat badan dan jiwa ini demikian perkasanya. Seolah-olah disuruh memindahkan gunungpun rasanya bisa. Hampir tidak ada penugasan dari lawan jenis yang kita cintai yang tidak bisa diselesaikan. Mulut ini seperti dengan cepatnya berteriak : bisa !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;Bermula dari pemahaman seperti inilah maka Deepak Chopra dalam The Path To Love, menyebut bahwa jatuh cinta adalah sebuah kejadian spiritual. Ia tidak semata-mata bertemunya dua hati yang cocok kemudian menghasilkan jantung yang berdebar-debar. Ia adalah tanda-tanda hadirnya sebuah kekuatan yang dahsyat. Persoalannya kemudian, untuk apa kekuatan dahsyat tadi dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum agamawan nan bijaksana menggunakan kekuatan terakhir sebagai sarana untuk bertemu Tuhan. Usahawan yang berhasil menggunakan tenaga maha besar ini untuk menekuni seluruh pekerjaannya. Ibu yang mencintai keluarganya mengabdikan seluruh tenaganya untuk mencintai anak dan suaminya. Pekerja yang menyadari kekuatan ini menggunakannya untuk bekerja mencari harta di jalan-jalan cinta. Banyak orang yang dijemput keajaiban karena kemampuan untuk membangkitkan tenaga maha dahsyat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa bayangkan, tentara Inggris yang demikian perkasa harus pergi dari India karena kekuatan cinta Mahatma Gandhi beserta pejuang lainnya. Negeri ini dideklarasikan secara amat gagah berani melalui cinta duet Sukarno-Hatta. Demokrasi Amerika berutang amat banyak pada cinta George Washington. Raksasa elektronika Matsushita Electric dibangun di atas tiang-tiang cinta Konosuke Matsushita. Microsoft sampai sekarang masih dipangku oleh kecintaan manusia luar biasa yang bernama Bill Gates. Sulit membayangkan bagaimana seorang Jenderal besar Sudirman bisa memimpin pasukan melawan Belanda dengan badan yang sakit-sakitan, kalau tanpa modal cinta yang mengagumkan. Wanita perkasa dengan nama Kartini mengambil resiko yang demikian tinggi untuk mengangkat derajat kaumnya, apa lagi yang ada di baliknya kalau bukan kekuatan-kekuatan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;Boleh saja Anda menyebut rangkaian bukti ini sebagai serangkaian kebetulan, tetapi saya lebih setuju dengan Deepak Chopra yang menyebut bahwa jatuh cinta adalah sebuah kejadian spiritual. Dari sinilah sang kehidupan kemudian menarik kita tinggi-tinggi ke rangkaian realita yang oleh pikiran biasa disebut luar biasa. Di bagian lain bukunya, Chopra menulis : ‘merging with another person is an illusion, merging with the Self is the supreme reality’. Bergabung dengan orang lain hanyalah sebuah ilusi, tapi bergabung dengan sang Diri yang sejati, itulah sebuah realita yang maha utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuh cinta sebagai kejadian spiritual, yang dituju adalah bergabungnya diri kita dengan Diri yang sejati. Ada yang menyebut Diri sejati terakhir dengan sebutan Tuhan, ada yang memberinya sebutan kebenaran, ada yang menyebutnya dengan inner life, dan masih banyak lagi sebutan lainnya. Apapun nama dan sebutannya, ketika Anda menemukannya, kata manapun tidak bisa mewakilinya. Yang ada hanya : ahhhhh !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serupa dengan pengalaman jatuh cinta ketika kita masih muda, di mana semua unsur badan dan jiwa ini demikian kuat dan perkasanya, demikian juga dengan jatuh cinta sebagai kejadian spiritual. Ia mendamaikan, menggembirakan, mencerahkan, mengagumkan dan menakjubkan. Dan yang paling penting, semuanya kelihatan serba sempurna. Air sungai, daun di pohon, desir angin, suara ombak, wajah pegunungan, demikian juga dengan pekerjaan, keluarga, atasan, bawahan. Seorang sahabat yang kerap jatuh cinta seperti ini, pernah mengungkapkan, dalam keadaan jatuh cinta, setiap lembar daun di pohon apapun terlihat seperti sehalaman buku suci yang penuh inspirasi. Setiap hembusan angin adalah pelukan-pelukan tangan kekasih yang amat menyentuh. Setiap suara air adalah nyanyian-nyanyian rindu yang menyentuh kalbu. Anda tertarik ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="verdana8point"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;SELESAI&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Oleh: Gavuliani&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Diambil dari Artikel&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Sang Inspirator : Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!-- google_ad_client = "pub-2563522565824231"; google_ad_width = 468; google_ad_height = 15; google_ad_format = "468x15_0ads_al"; //2007-10-05: Hotels, Internet, Travel, shopping, accomodation google_ad_channel = "6381495429+0559800515+0444312704+2380580003+3704819663"; google_color_border = "FFFFFF"; google_color_bg = "FFFFFF"; google_color_link = "0000FF"; google_color_text = "000000"; google_color_url = "FF6FCF"; //--&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;script src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js" type="text/javascript"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/script&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5867922317018400198?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5867922317018400198/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/jatuh-cinta-sebagai-kejadian-spiritual.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5867922317018400198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5867922317018400198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/jatuh-cinta-sebagai-kejadian-spiritual.html' title='JATUH CINTA SEBAGAI KEJADIAN SPIRITUAL'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-3557794584371252722</id><published>2009-05-27T07:43:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:43:57.556-07:00</updated><title type='text'>***INTERVIEW WITH GOD***</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;" Tuhan, Mengapa Engkau menciptakan aku....? &lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;* Aku telah mengabulkan doa orang tua dan kakakmu *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;" Tuhan, seandainya saja dulu engkau titipkan aku di keluarga yang serba ada, mungkin aku tidak akan bertanya seperti ini Tuhan "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;* Jadi kamu menyesal kucipta ke dunia? Dengar anakku, Aku begitu menyayangimu, kau kulimpahkan kasih sayang dari orang tua, kakak, adik, ipar, keponakan, yang tidak semua orang memiliki kesempatan menikmatinya *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;" Ok, Tuhan aku memang mahluk yang sangat berbahagia karena Engkau berikan aku keluarga yang lengkap, melebihi apa pun di dunia ini. Tapi Tuhan, aku masih 100 % belum bahagia karena aku tidak langsung memperoleh apa yang aku inginkan ? Bukankah ciptaanMu yang lain bisa merasakan kenikmatan itu, tetapi aku tidak ? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;* Yang kau maksud adalah materi ? Nak, itu hal yang sangat mudah, tinggal kau memiliki kemauan, usaha, doa pasti kuberikan keberuntungan padamu. Bukankah Aku menciptamu bukan untuk berdiam diri, makanya kau Ku ciptakan dengan sempurna agar kau bisa menggunakan tubuh, tangan, kaki dan otakmu sebagai kekuatan untuk mencapai apa yang kau inginkan. Kau akan terlatih menjadi orang yang kuat, tegar dan tabah dalam menjalani hidup.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;" Wow, banyak rahasia terselip di setiap ciptaanMu ya Tuhan ? "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;* Benar, Jika kau ingin tau, kau merenunglah dan bertanya kepadaKu, Aku tidak pernah tidak menjawabmu, Aku adalah asal dimana kau berasal *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;" Thanks Tuhan, bagaimana dengan masalah cintaku Tuhan, aku harap Kau tidak berikan liku-liku yang sulit kutelusuri "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;* Anaku, mana mungkin Aku berikan masalah yang tidak bisa kau pecahkan, bukankah kau memiliki kebijaksanaan ? suatu saat akan Kupertemukan kau dengan orang yang tepat, Kuberi kau kesempatan dan waktu, Jika kau inginkan yang terbaik bagimu, kamu harus baik dulu, dan teruslah tingkatkan saldo kualitas dirimu. Gunakan waktu yang Kuberikan dengan baik. *&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;" Benar juga Tuhan, wahai Tuhan betapa aku bersyukur atas apa yang telah Engkau berikan padaku, kau pasti memberikan yang terbaik bagi semua ciptaanMu. Aku akan belajar menghargai hidup Tuhan, dan mengurangi keluhku. Pada akhirnya aku pasti mendapatkan cinta yang tepat, hanya masalah waktu saja. Justru pada masa ini aku harus meningkatkan diri, agar tiada sesal kemudian. Tuhan terima kasih tak berhingga padaMu"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: center"&gt;&lt;div style="TEXT-ALIGN: left"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;* Baguslah kau bisa memahami semua, Aku selalu ada setiap kau butuhkan, karena Aku adalah*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(51,51,255)"&gt;"SOMEONE WHO REALLY CARES WITH YOU"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;BERSAMBUNG.....&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-3557794584371252722?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/3557794584371252722/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/interview-with-god.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/3557794584371252722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/3557794584371252722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/interview-with-god.html' title='***INTERVIEW WITH GOD***'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-1427168163247396673</id><published>2009-05-27T07:42:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:42:59.415-07:00</updated><title type='text'>MENGUBAH CACIAN JADI KEKAGUMAN</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;MENJADI besar tanpa penderitaan sekaligus cacian orang, itulah kemauan banyak sekali anak muda. Dan kalau memang kehidupan seperti itu ada, tentu ada terlalu banyak manusia yang juga menginginkannya. Sayangnya wajah kehidupan seperti ini tidak pernah ada. Sehingga jadilah cita-cita menjadi besar tanpa penderitaan hanya sebagai khayalan manusia malas yang tidak pernah mencoba.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Ini serupa dengan khayalan seorang sahabat Amerika yang bertanya: kenapa Yesus tidak lahir di Amerika di abad ke-21 ini? Rekan lainnya sesama Amerika menimpali sambil bercanda: memangnya ada wanita Amerika yang masih perawan? Namanya juga canda, tentu tidak disarankan untuk memikirkannya terlalu serius. Apalagi tersinggung. Namun bercanda atau tidak, serius atau sangat serius, kisah-kisah manusia kuat dan terhormat hampir semuanya berisi kisah-kisah penuh cacian sekaligus penderitaan. Sebutlah deretan nama-nama mengagumkan seperti Nelson Mandela, Mahatma Gandhi sampai dengan Dalai Lama. Semuanya dibikin kuat sekaligus terhormat oleh penderitaan.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Mandela menjadi kuat dan terhormat karena puluhan tahun dipenjara, disakiti serta diasingkan. Sekarang, ia tidak saja dihormati dan disegani namun juga menjadi modal demokrasi yang mengagumkan bagi Afrika Selatan. Gandhi besar dan menjulang karena terketuk amat dalam hatinya oleh kesedihan akibat diskriminasi dan penjajahan. Dan yang lebih mengagumkan, tatkala perjuangannya berhasil, ia menolak memetik buah kekuasaan dari hasil perjuangannya yang panjang, lama sekaligus mengancam nyawa.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Dalai Lama apa lagi. Di umur belasan tahun kehilangan kebebasan. Menginjak umur dua puluhan tahun kehilangan negara. Dan sampai sekarang sudah hidup di pengungsian selama tidak kurang dari empat puluh lima tahun. Setiap hari menerima surat sekaligus berita menyedihkan tentang Tibet. Lebih dari itu, negaranya Tibet sampai sekarang kehilangan banyak sekali hal akibat masuknya pemerintah Cina. Namun sebagaimana sudah dicatat rapi oleh sejarah, daftar-daftar kesedihan Dalai Lama ini sudah berbuah teramat banyak. Menerima hadiah nobel perdamaian di tahun 1989. Setiap kali berkunjung ke negara-negara maju disambut lebih meriah dari penyanyi rock yang terkenal. Karya-karyanya mengubah kehidupan demikian banyak orang. Sampai dengan julukan banyak sekali pengagumnya yang menyimpulkan&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;kalau Dalai Lama hanyalah seorang living Buddha.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Hal serupa juga terjadi dengan tokoh wanita mengagumkan bernama Evita Peron. Belum berumur sepuluh tahun keluarganya berantakan karena ayahnya meninggal. Kemudian menyambung kehidupan dengan cara menjadi pembantu rumah tangga. Bosan jadi pembantu kemudian menjadi penyanyi bar. Dan bahkan sempat diisukan miring dalam dunia serba gemerlap ini. Pernikahannya dengan Juan Peron tidak mengakhiri penderitaan, malah menambah panjangnya aliran sungai air mata. Namun kehidupan Evita Peron demikian bercahaya. Tidak saja di Argentina ia bercahaya, di dunia ia juga bercahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;Salah satu guru meditasi mengagumkan di Amerika bernama Pema Chodron. Tidak saja bahasanya sederhana, pengungkapan idenya juga mendalam. Namun kekaguman seperti ini juga berawal dari kesedihan mendalam. Sebagaimana yang ia tuturkan dalam When Things Fall Apart, perjalanan kejernihan Pema Chodron mulai dengan sebuah kesedihan yang tidak terduga:&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;suaminya mengaku jatuh cinta pada wanita lain dan minta segera cerai. Bagi seorang wanita setia, tentu saja ini seperti petir di siang bolong. Namun betapa menyakitkan pun beritanya, hidup harus tetap berjalan.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;Dari sinilah ia belajar meditasi dari Chogyam Trungpa. Dan ini juga yang membukakan pintu kehidupan yang mengagumkan belakangan. Sehingga di salah satu bagian buku tadi, Chodron secara jujur mengungkapkan kalau mantan suaminya yang di awal seperti mencampakkan hidupnya, ternyata seorang pembuka pintu kehidupan yang mengagumkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;Cerita Thich Nhat Hanh lain lagi. Tokoh perdamaian asli Vietnam ini mengalami banyak sekali pengalaman getir ketika perang Vietnam. Kalau soal hampir mati, atau hampir diterjang peluru panas sudah biasa. Namun tatkala membawa misi perdamaian ke Amerika, ternyata pemerintah Vietnam melarangnya kembali ke Vietnam. Dan sejak puluhan tahun yang lalu Thich Nhat Hanh bermukim di Prancis. Dan penderitaan serta kesedihan-kesedihan yang mendalam ini juga yang membuat nama Hanh demikian dikenal dan menjulang. Pernah dinominasikan sebagai pemenang&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;hadiah Nobel perdamaian, dihormati di banyak sekali negara, dan karya - karyanya lebih dari sekadar mengagumkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Daftar panjang tokoh-tokoh kuat sekaligus terhormat, yang dibuat besar oleh penderitaan dan cacian orang masih bisa diperpanjang. Namun semua ini sedang membukakan pintu kehidupan yang amat berguna: penderitaan dan cacian orang ternyata sejenis vitamin jiwa yang membuatnya jadi menyala. Ini mirip sekali dengan judul sebuah buku indah yang berbunyi: Pain, the Gift that Nobody Want. Rasa sakit, penderitaan, cacian orang hampir semua manusia tidak menghendakinya. Tidak saja lari jauh-jauh, bahkan sebagian lebih doa manusia memohon agar dijauhkan dari penderitaan, cacian sekaligus rasa sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun daftar panjang kisah manusia seperti Dalai Lama, Pema Chodron sampai dengan Thich Nhat Hanh ternyata bertutur berbeda. Hanya manusia-manusia yang penuh kesabaran dan ketabahan untuk tersenyum di tengah cacian dan penderitaan, kemudian jiwanya menyala menerangi kehidupan banyak sekali orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, penderitaan dan cacian orang - di tangan manusia-manusia sabar dan tabah - bisa menjadi bahan-bahan yang memproduksi kekaguman orang kemudian. Persoalannya kemudian, di tengah-tengah sebagianlebih wajah kehidupan yang serba instant, punyakah kita cukup banyak kesabaran dan ketabahan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;SELESAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Gavuliani&lt;br /&gt;Diambil dari Artikel&lt;br /&gt;Sang Inspirator : Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-1427168163247396673?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/1427168163247396673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mengubah-cacian-jadi-kekaguman.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/1427168163247396673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/1427168163247396673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/mengubah-cacian-jadi-kekaguman.html' title='MENGUBAH CACIAN JADI KEKAGUMAN'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-6771981226789347402</id><published>2009-05-27T07:41:00.001-07:00</published><updated>2009-05-27T07:41:40.706-07:00</updated><title type='text'>KAYA KARENA SEDERHANA</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Menjadi orang kaya, itulah cita-cita banyak sekali orang. Hal yang sama juga pernah melanda saya. Dulu, ketika masih duduk di bangku SMU, kemudian menyaksikan ada rumah indah dan besar, dan di depannya duduk sepasang orang tua lagi menikmati keindahan rumahnya, sering saya bertanya ke diri sendiri : akankah saya bisa sampai di sana ?. Sekian tahun setelah semua ini berlalu, setelah berkenalan dengan beberapa orang pengusaha yang kekayaan perusahaannya bernilai triliunan rupiah, duduk di kursi tertinggi perusahaan, atau menjadi penasehat tidak sedikit orang kaya, wajah-wajah hidup yang kaya sudah tidak semenarik dan seseksi bayangan dulu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Penyelaman saya secara lebih mendalam bahkan menghasilkan sejumlah ketakutan untuk menjadi kaya. Ada orang kaya yang memiliki putera-puteri yang bermata kosong melompong sebagai tanda hidup yang kering. Ada pengusaha yang menatap semua orang baru dengan tatapan curiga karena sering ditipu orang, untuk kemudian sedikit-sedikit marah dan memaki. Ada sahabat yang berganti mobil termewah dalam ukuran bulanan, namun harus meminum pil tidur kalau ingin tidur nyenyak. Ada yang memiliki anak tanpa Ibu karena bercerai, dan masih banyak lagi wajah-wajah kekayaan yang membuat saya jadi takut pada kekayaan materi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Dalam tataran pencaharian seperti ini, tiba-tiba saja saya membaca karya Shakti Gawain dalam jurnal Personal Excellence edisi September 2001 yang menulis : "If we have too many things we don't truly need or want, our live become overly complicated". Siapa saja yang memiliki terlalu banyak hal yang tidak betul-betul dibutuhkan, kehidupannya akan berwajah sangat rumit dan kompleks.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Rupanya saya tidak sendiri dalam hal ketakutan bertemu hidup yang amat rumit karena memiliki terlalu banyak hal yang tidak betul-betul diperlukan. Shakti Gawain juga serupa. Lebih dari sekadar takut, di tingkatan materi yang amat berlebihan, ketakutan, kecemasan, dan bahkan keterikatan berlebihan mulai muncul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Masih segar dalam ingatan, bagaimana tidur saya amat terganggu di hari pertama ketika baru bisa membeli mobil. Sebentar-sebentar bangun sambil melihat garasi. Demikian juga ketika baru duduk di kursi orang nomer satu di perusahaan. Keterikatan agar duduk di sana selamanya membuat saya hampir jadi paranoid. Setiap orang datang dipandang oleh mata secara mencurigakan. Benang merahnya, kekayaan materi memang menghadirkan kegembiraan (kendati hanya sesaat), namun sulit diingkari kalau ia juga menghadirkan keterikatan, ketakutan dan kekhawatiran. Kemerdekaan, kebebasan, keheningan semuanya diperkosa habis oleh kekayaan materi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Disamping merampok kebebasan dan keheningan, kekayaan materi juga menghasilkan harapan-harapan baru yang bergerak maju. Lebih tinggi, lebih tinggi dan lebih tinggi lagi. Demikianlah kekayaan dengan amat rajin mendorong manusia untuk memproduksi harapan yang lebih tinggi. Tidak ada yang salah dengan memiliki harapan yang lebih tinggi, sejauh seseorang bisa menyeimbangkannya dengan rasa syukur. Apa lagi kalau harapan bisa mendorong orang bekerja amat keras, plus keikhlasan untuk bersyukur pada sang hidup. Celakanya, dalam banyak hal terjadi, harapan ini terbang dan berlari liar. Dan kemudian membuat kehidupan berlari seperti kucing yang mengejar ekornya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Berefleksi dan bercermin dari sinilah, saya sudah teramat lama meninggalkan kehidupan yang demikian ngotot mengejar kekayaan materi. Demikian tidak ngototnya, sampai-sampai ada rekan yang menyebut saya bodoh, tidak mengerti bisnis, malah ada yang menyebut teramat lugu. Untungnya, badan kehidupan saya sud&gt; ah demikian licin oleh sebutan-sebutan. Sehingga setiap sebutan, lewat saja tanpa memberikan bekas yang berarti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Ada sahabat yang bertanya, bagaimana saya bisa sampai di sana ? Entah benar entah tidak, dalam banyak keadaan terbukti kalau saya bisa berada di waktu yang tepat, tempat yang tepat, dengan kemampuan yang tepat. Ketika ada perusahaan yang membutuhkan seseorang sebagai pemimpin yang cinta kedamaian, saya ada di sana. Tatkala banyak perusahaan kehilangan orientasi untuk kemudian mencari bahasa-bahasa hati, pada saat yang sama saya suka sekali berbicara dan menulis dengan bahasa-bahasa hati. Dikala sejumlah kalangan di pemerintahan mencari-cari orang muda yang siap untuk diajak bekerja dengan kejujuran, mereka mengenal dan mengingat nama saya. Sebagai akibatnya, terbanglah kehidupan saya dengan tenang dan ringan. Herannya, bisa sampai di situ dengan energi kengototan yang di bawah rata-rata kebanyakan orang. Mungkin tepat apa yang pernah ditulis Rabin Dranath Tagore dalam The Heart of God : &gt; '&gt; let this be my last word, that I trust in Your Love&gt; '&gt; . Keyakinan dan keikhlasan di depan Tuhan, mungkin itu yang menjadi kendaraan kehidupan yang paling banyak membantu hidup saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Karena keyakinan seperti inilah, maka dalam setiap doa saya senantiasa memohon agar seluruh permohonan saya dalam doa diganti dengan keikhlasan, keikhlasan dan hanya keikhlasan. Tidak hanya dalam doa, dalam keseharian hidup juga demikian. Ada yang mau menggeser dan memberhentikan, saya tidak melawan. Ada yang mengancam dengan kata-kata kasar, saya imbangi secukupnya saja. Ada sahabat yang menyebut kehidupan demikian sebagai kehidupan yang terlalu sederhana dan jauh dari kerumitan. Namun saya meyakini, dengan cara demikian kita bisa kaya dengan jalan sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;SELESAI&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Oleh: Gavuliani&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Diambil dari Artikel&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Sang Inspirator : Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-6771981226789347402?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/6771981226789347402/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/kaya-karena-sederhana.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6771981226789347402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/6771981226789347402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/kaya-karena-sederhana.html' title='KAYA KARENA SEDERHANA'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6726957452296510154.post-5719603723996585429</id><published>2009-05-27T07:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-27T07:40:25.409-07:00</updated><title type='text'>SEPI SUNYI YANG MENERANGI</title><content type='html'>&lt;table style="BORDER-RIGHT: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-RIGHT: 3px; BORDER-TOP: rgb(204,204,204) 1px solid; PADDING-LEFT: 3px; PADDING-BOTTOM: 3px; BORDER-LEFT: rgb(204,204,204) 1px solid; COLOR: rgb(0,0,0); PADDING-TOP: 3px; BORDER-BOTTOM: rgb(204,204,204) 1px solid" height="100%" cellspacing="0" width="100%" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Ketika seorang guru ditanya evolusi jiwa manusia ratusan tahun terakhir, dengan diam sebentar, menatap mata lalu menjawab, "dari gelap ke gelap".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Dari ketidakpuasan satu ke ketidakpuasan lain. Dari konflik satu ke konflik lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Melihat kehidupan bergerak begini, sejumlah orang desa yang polos bertanya, mengapa kemajuan iptek harus seperti ini? Maafkanlah keluguan. Andaikan keluguan ini dijawab dengan data, angka, logika, mungkin sinyalemen "dari gelap ke gelap" akan tambah panjang. Angka dilawan angka. Logika mengundang serangan balik logika.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Karena demikian keadaannya, izinkan sekali-sekali bukan angka, bukan logika yang bicara, tetapi sepi sunyi. Tidak dalam posisi menyebut sepi benar, yang berbeda salah. Sekali lagi tidak. Serupa dengan mulut manusia, gigi wujudnya keras karena tugasnya memotong dan menghancurkan. Lidah bentuknya lembut karena panggilan hidupnya bukan untuk menghancurkan, tetapi merasakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Keduanya punya tugas lain. Dengan spirit seperti inilah, sepi sunyi dalam tulisan ini mohon izin bicara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Sejak dulu, pencinta sepi selalu tidak banyak. 0rang yang bertapa di kesunyian selalu lebih sedikit dibanding mereka yang mencari di keramaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Keduanya bertumbuh. 0rang-orang keramaian menyukai bertumbuh ke luar (dengan ukuran kekaguman pujian orang), sedangkan pencinta kesunyian menyukai bertumbuh ke dalam. Kekaguman dan pujian orang dihindari karena penuh godaan ego.&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Melihat bulan dengan lampu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Satu contoh yang amat menerangi di jalan sunyi adalah pertapa suci Ramana Maharshi. Sampai umur 16 tahun tidak ada tanda ia akan jadi pertapa. Begitu berkenalan dengan perjalanan ke dalam diri, tiba-tiba badannya panas. Ini membuatnya lari ke Bukit Arunachala. Lebih dari sekadar panasnya menghilang, ia menikmati kesunyian di tempat ini. Bahkan selama puluhan tahun menghabiskan hidup yang sepenuhnya diam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Saat mengakhiri diamnya, Ramana menjawab pertanyaan orang secara mengagumkan hanya dengan segelintir kata. Dari situ didirikan ashram oleh banyak pengikutnya di sekitar tempat ia bertapa. Tiap kali ditanya siapa gurunya, ia menggeleng sambil bergumam, "The ultimate consciousness is the only teacher" (Kesadaran yang mahautama itulah gurunya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Serupa dengan ini, di sejumlah perenungan dengan judul agama yang berbeda-beda, banyak murid diminta diam. Awalnya percakapan ke luar menghilang, diganti percakapan ke dalam. Akhirnya percakapan ke dalam pun menghilang. Dan yang tersisa hanya satu, yakni kesadaran. 0rang-orang yang sudah disinari cahaya kesadaran, akan bergumam, untuk melihat bulan tidak memerlukan lampu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Kata-kata, logika, angka mirip lampu luar. Manusia membutuhkan saat gelap.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Namun, dalam terang cahaya kesadaran, manusia tidak memerlukan lampu luar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Salah satu founding father kehidupan spiritual Bali (Dang Hyang Dwijendra) menulis Kakawin Dharma Sunya. Ia bertutur, jika batin yang tenang-seimbang adalah sumber keindahan. Bila sumber keindahan sudah di dalam, masihkah manusia memerlukan lampu penerang dari luar? Dalam bahasa provokatif seorang guru, "When you still have some one who can make you happy or sad, you are not a master, you are a slave!" (Jika sumber kebahagiaan/kesedihan masih dari luar, itu tandanya seseorang belum menjadi master, masih jadi budak).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Apresiasi akan sepi memang bukan monopoli Bali. Lama Surya Das (Awakening the Buddha Within) pernah menulis bahwa puncak perjalanan menemukan perkataan yang benar adalah hening. Eckhart Tolle (Stillness Speaks) juga serupa, "wisdom comes with the ability to be still. Just look and just listen... let stillness direct your words and actions" (Kearifan datang dari keheningan. Lihat dan dengar saja... biar keheningan yang menjadi pembimbing). Thomas Merton (Thoughts in Solitude) menambahkan, "My knowledge of myself in silence... opens out into the silence... of God" (Pengetahuan diri dalam keheningan membuka rangkaian keheningan yang berujung pada Tuhan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;J Krishnamurti (The Light in Oneself) menyarankan, meditation is absolute silence of the mind (meditasi adalah keadaan batin yang sepenuhnya hening).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Dainin Katagiri (Returning to Silence) menulis, Shakyamuni is some one who practice tranquil silence (Siapa saja yang mempraktikkan kesempurnaan keheningan, ia menjadi Buddha). Murid-murid Zen yang perjalanannya suka menekuni latihan silent illumination. Penyair sufi Rumi bertumbuh jauh dalam sepi. Perhatikan salah satu syairnya (The Rumi Collections): when you know your own definition, flee from it, that you may attain to the 0ne who cannot be defined (Saat Anda dipagari kata-kata, cepat-cepatlah menjauh. Ia menghalangi mencapai yang Satu yang tidak terucapkan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Dengan cerita ini, terlihat banyak manusia yang terterangi rapi oleh sepi sunyi. Ia melewati banyak sekat tradisi. Dari Sufi, Nasrani, Buddha, sampai Hindu. Jenis manusia-manusia ini memiliki pola pertumbuhan serupa. Logika dan kata-kata ibarat kulit dan batok kelapa. Di awal manusia membutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Namun, begitu dikupas dan dibuka, kelapa dimakan, airnya diminum, kulit dan batoknya dibuang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0)"&gt;Mikhail Naimy (The Book of Mirdad) lebih terang lagi. Kata, logika serupa tongkat, berguna bagi mereka yang kakinya bermasalah. Bagi jiwa yang kakinya sehat, tongkat hanya beban. Lebih-lebih jiwa yang bisa terbang, tongkat adalah beban berat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;SELESAI&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Oleh: Gavuliani&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Diambil dari Artikel&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-family:verdana;font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="COLOR: rgb(0,0,0);font-size:100%;"&gt;Sang Inspirator : Gede Prama&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6726957452296510154-5719603723996585429?l=gadisbali.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gadisbali.blogspot.com/feeds/5719603723996585429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/sepi-sunyi-yang-menerangi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5719603723996585429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6726957452296510154/posts/default/5719603723996585429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gadisbali.blogspot.com/2009/05/sepi-sunyi-yang-menerangi.html' title='SEPI SUNYI YANG MENERANGI'/><author><name>Balicantik</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
